BERITAPERS.MAKASSAR — Komitmen dalam memajukan pendidikan nonformal di Kabupaten Takalar semakin diperkuat. Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK-PKBM) Kabupaten Takalar hari ini menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2025 yang mengusung tema penting: “Penguatan kelembagaan dan tata kelola PKBM menuju pendidikan nonformal yang berkualitas dan berkarakter”.
Raker yang dihadiri oleh total 68 peserta yang merupakan representasi langsung dari 34 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Takalar. Setiap lembaga diwakili oleh dua orang, yakni ketua dan tutor pengelola lembaga dan berlangsung di Hotel Almadera Makassar, Minggu (26/10/2025).
Ketua Panitia Raker, Andi Sahban Nur, menjelaskan esensi keberadaan FK-PKBM. Ia menuturkan bahwa organisasi ini didirikan untuk mewadahi PKBM di seluruh Indonesia, dengan tujuan utama mempererat silaturahmi, memperkuat peran PKBM dalam pembangunan nasional, serta mempopulerkan kegiatan PKBM kepada masyarakat luas.
Andi Sahban Nur berharap, kegiatan Raker ini dapat menjadi pemantik bagi seluruh pengelola dalam mengelola tata kelola lembaga yang baik. “Betul-betul selaras dengan regulasi yang ada baik dari penganggaran maupun tata kelola kelembagaan secara manajerial,” tegasnya, menekankan pentingnya kepatuhan regulasi.
Sementara itu, Ketua FK-PKBM Kabupaten Takalar, Bahar, S.S., MM., mengatakan bahwa Raker ini dilaksanakan setelah pengukuhan kepengurusan baru. “Tentu kita tidak bisa bekerja tanpa ada rambu-rambu sehingga kami membahas rapat kerja pada kegiatan ini,” ujar Bahar.
Acara ini mendapatkan perhatian serius dari pemerintah dan aparat hukum daerah, menegaskan pentingnya peran PKBM. Turut hadir dalam Raker tersebut adalah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar, perwakilan Tipikor Resmob Takalar, perwakilan dari DPRD Kabupaten Takalar serta perwakilan FK-PKBM Sulawesi Selatan
Fase kedua Raker, yang dilaksanakan pada malam hari, berfokus pada penyusunan kerangka kerja organisasi, termasuk pembahasan tata tertib pelaksanaan Raker, perancangan, serta penetapan visi dan misi untuk program kerja tahun 2026. Bahar berharap, program kerja yang dilahirkan dapat bersinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Tema Raker kali ini, “Penguatan kelembagaan dan tata kelola PKBM menuju pendidikan nonformal yang berkualitas dan berkarakter,” dipilih karena mencerminkan fokus ganda organisasi. Penguatan kelembagaan mengacu pada peningkatan kapasitas SDM dan struktur organisasi PKBM, sementara tata kelola menekankan pada transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi, termasuk dalam hal penganggaran.
Pencapaian utama dari tema ini adalah mewujudkan pendidikan nonformal yang berkualitas dan berkarakter. Artinya, lulusan PKBM tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga memiliki etika, integritas, dan keterampilan hidup yang memadai untuk berkontribusi di masyarakat.
Kehadiran puluhan perwakilan PKBM ini menegaskan bahwa sektor pendidikan nonformal di Takalar terus bergerak aktif, berupaya menciptakan pendidikan yang tidak hanya berkualitas tetapi juga mampu membentuk karakter positif bagi masyarakat.






















Discussion about this post