BERITAPERS || PINRANG – Tim SAR Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan yang sedang dalam perjalanan menuju Kabupaten Enrekang untuk melaksanakan tugas kemanusiaan, mendadak menghentikan laju kendaraan setelah menemukan sebuah rumah warga yang terbakar di Kampung Paleteang II, Kelurahan Temmasarangnge, Kabupaten Pinrang, Sabtu (01/08/2026).
Melihat kobaran api yang membesar dan warga berupaya melakukan pemadaman secara mandiri, personel Tim SAR Batalyon B Pelopor langsung turun dari kendaraan untuk memberikan bantuan. Bersama masyarakat, personel Brimob berjibaku memadamkan api serta mengamankan area sekitar agar kobaran tidak merambat ke rumah warga lainnya.
Berkat respons cepat personel dan kerja sama dengan warga, api berhasil dikendalikan sehingga potensi kerugian yang lebih besar dapat diminimalisasi. Setelah memastikan situasi aman, Tim SAR kembali melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Enrekang untuk melaksanakan tugas yang telah dijadwalkan.
Komandan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel, Kompol Dr. Ramli, mengatakan bahwa tindakan cepat personelnya merupakan bentuk komitmen Brimob untuk selalu hadir memberikan pertolongan kepada masyarakat, kapan pun dan di mana pun dibutuhkan.
“Personel Brimob tidak hanya menjalankan tugas sesuai penugasan, tetapi juga memiliki tanggung jawab kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Saat melihat adanya kebakaran di tengah perjalanan, personel kami langsung mengambil tindakan cepat untuk membantu proses pemadaman dan memastikan keselamatan warga. Ini merupakan implementasi dari motto Brimob, yaitu Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” ujar Kompol Dr. Ramli.
Ia menambahkan bahwa setiap personel Brimob dibekali kemampuan dalam penanganan keadaan darurat sehingga diharapkan mampu memberikan respons cepat terhadap berbagai situasi yang mengancam keselamatan masyarakat.
“Kami mengapresiasi sinergi masyarakat yang bersama-sama membantu proses pemadaman. Kehadiran Brimob di tengah masyarakat bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam setiap situasi darurat,” tutupnya. (WR)





















Discussion about this post