BERITAPERS || SOPPENG RIAJA, BARRU — Kebakaran melanda lahan kosong milik warga di RT 002 Dusun Ceppaga, Desa Siddo, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Selasa (8/9/2026). Peristiwa yang diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 10.00 WITA tersebut menghanguskan lahan seluas kurang lebih tiga hektare.
Merespons kejadian tersebut, personel Polsek Soppeng Riaja bersama satu unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Soppeng Riaja bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga. Pemadaman dipimpin langsung Wakapolsek Soppeng Riaja, Iptu Khaeruddin, S.Sos., dengan melibatkan personel Polsek, Babinsa Desa Siddo dan masyarakat sekitar.
Informasi awal mengenai kebakaran disampaikan Ketua RT 002 Ceppaga, Zainuddin (42), yang melihat kepulan asap dan kobaran api saat melintas di sekitar lokasi. Warga kemudian berupaya melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan petugas.
Sekitar pukul 11.35 WITA, saksi menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Siddo. Selanjutnya, pada pukul 11.40 WITA, piket SPKT Polsek Soppeng Riaja bersama armada Damkar bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 11.55 WITA.
Proses pemadaman berlangsung secara bersama-sama hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 13.00 WITA. Petugas kemudian melakukan penyisiran untuk memastikan tidak terdapat titik api baru yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Wakapolsek Soppeng Riaja Iptu Khaeruddin, S.Sos., mengatakan, respons cepat dilakukan untuk mencegah api meluas ke area lain, mengingat kondisi lahan yang kering dan masih terdapat material yang mudah terbakar.
“Begitu menerima informasi, kami langsung bergerak bersama personel Polsek, Damkar, Babinsa dan warga untuk melakukan pemadaman. Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dan tidak ditemukan titik api baru. Namun, kami tetap melakukan pemantauan karena kondisi lahan masih kering dan terdapat material yang mudah terbakar,” ujar Iptu Khaeruddin.
Sementara itu, Kapolsek Soppeng Riaja Iptu Mansyur, S.H., menegaskan bahwa penanganan kebakaran lahan membutuhkan respons cepat sekaligus kewaspadaan masyarakat, khususnya di tengah kondisi lingkungan yang relatif kering.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama membakar sampah atau membuka lahan dengan cara dibakar. Kondisi lahan yang kering dapat menyebabkan api dengan cepat menjalar dan sulit dikendalikan,” tegas Iptu Mansyur.
Kapolsek juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat yang bersama-sama membantu proses pemadaman serta meminta warga segera melaporkan apabila menemukan kepulan asap maupun titik api.
Dalam peristiwa tersebut, lahan yang terbakar diketahui milik Yuda (50) dan Sennang (70), keduanya merupakan warga Desa Siddo. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka akibat kejadian tersebut.
Terkait penyebab kebakaran, petugas sementara menduga api dipicu faktor kelalaian manusia atau kondisi lingkungan yang kering. Namun, penyebab pasti masih dalam pemantauan dan pengumpulan informasi dari masyarakat sekitar.
Polsek Soppeng Riaja memastikan pemantauan tetap dilakukan di sekitar lokasi guna mengantisipasi munculnya kembali titik api, terutama pada bagian lahan yang masih menyimpan material mudah terbakar. (MLP)










