Oleh: Dr. Laily Fitriani, M.Pd
Dosen Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
BERITAPERS – Berbicara tentang perempuan memang tak akan ada habisnya. Dalam konteks menuju pembangunan berkelanjutan peran perempuan menjadi sangat penting. Sosok perempuan yang berilmu menjadi salah satu ciri bahwa perempuan telah mendapatkan kesetaraan dalam bidang pendidikan, dalam hal ini mengenyam bangku pendidikan, dari pendidikan dasar, menengah, hingga ke jenjang pendidikan tinggi.
Pendidikan memang tak hanya bisa diperoleh di bangku sekolah saja, akan tetapi melalui ruang-ruang belajar dan edukasi oleh komunitas-komunitas menjadi hal penting dan dapat menjadi media pendidikan bagi para perempuan dimanapun berada.
Pada saat ini, perkembangan teknologi yang modern membuat perempuan dapat belajar melalui beragam media dan aplikasi guna mendapatkan edukasi dalam berbagai bidang keilmuan yang akan ditekuninya.
Kebebasan berilmu dalam konteks pendidikan ini berarti bahwa perempuan berhak menentukan ilmu yang akan ditekuninya dan dengan ilmu tadi ia dapat mengembangkan diri, mengupgrade kemampuan yang dimiliki, serta dapat mengambil manfaat dari ilmu yang ditekuni. Sehingga, ia dapat mengembangkan diri dan mengedukasi masyarakatnya secara dinamis.
Perempuan berilmu hari ini bukanlah basa-basi. Perempuan yang berilmu akan memiliki wawasan yang luas, terus mengupgrade kemampuan diri, sehingga menjadi perempuan mandiri dan berdaya guna untuk diri, keluarga dan masyarakat. Potret perempuan berilmu telah bertebaran di sekeliling kita, dan secara tidak langsung masyarakat telah memberikan pandangan yang positif pada para perempuan berilmu ini.










