Beritapers.Takalar – Terkait dengan adanya pemberitaan atau informasi yang beredar di Facebook dan di whatsapp mengenai biaya perpisahan di SMPN 2 Galesong,
Postingan pemberitaan menjadi ramai hingga mendapatkan reaksi.
Syifa dipanggil Bukabid GTK Takalar Rifani.SIP.M.Si, didampingi Wali kelas, Waka kesiswaan, dan kepsek serta 5 orang siswa kelas 9 A untuk membuat klarifikasi.
Menurut Syifa ini inisiatif saya sendiri mengadakan biaya perpisahan dan kegiatan saat kelulusan kelas 9 A nanti untuk sama-sama membeli baju batik /kebaya supaya seragam, ada di group dan saya share tanpa konfirmasi.
” Hal tersebut belum diteruskan ke orang tua siswa dan dalam group itu pula tak ada guru,” ungkapnya ke wartawan Selasa (06/05/2025).
Ini murni hanyalah inisiatif saya sendiri dalam kelas itu saja, yang ingin lebih kompak dengan memakai seragam yang sama,”terangnya.
Kepala sekolah SMPN 2 Galesong
ibu Sarsani.S.Pd mengemukakan permohonan maaf apabila ada sesuatu hal yang salah paham mengenai hal ini.Insyaallah, kami disini selaku kepala sekolah dan guru-guru akan memberikan yang terbaik untuk sekolah SMPN 2 Galesong ini.
“Jadi sekali lagi, informasi yang beredar diluar itu tentang adanya Pungli itu tidak benar,”tutupnya.
(MS)





















Discussion about this post