BERITAPERS – Takalar, 14 Mei 2025 – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Takalar, Hj. Dewi Sri Ekowati Firdaus, menunjukkan komitmen nyata dalam melestarikan warisan budaya lokal melalui kunjungan langsung ke sentra produksi tenun khas di Desa Cikoang, Kecamatan Mappakasunggu, Selasa (14/5).
Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Takalar, Apt. Suwainah Syafruddin, S.Farm., M.Farm., serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Takalar. Kehadiran mereka menjadi angin segar bagi para perajin tenun yang tengah menghadapi tantangan besar.
Diketahui, produksi kain tenun khas Cikoang kini berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Minimnya pembeli serta kurangnya perhatian dari masyarakat dan pemangku kepentingan membuat aktivitas para perajin terancam berhenti total.
Dalam kunjungannya, Hj. Dewi menyampaikan dukungan penuh untuk mengangkat kembali tenun Cikoang sebagai identitas budaya Takalar. Ia menegaskan pentingnya peran semua pihak dalam pelestarian dan pengembangan kerajinan tradisional daerah.
“Salah satu langkah konkret yang akan kami lakukan adalah mempromosikan tenun Cikoang pada pameran berskala provinsi dan nasional,” ungkap Hj. Dewi. Ia menyebutkan, salah satu ajang yang akan dimanfaatkan adalah Pameran Dekranasda di Benteng Rotterdam dan pameran di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.
Pada pameran tersebut, Kabupaten Takalar akan turut ambil bagian bersama DWP Kementerian dan Ketua Dekranasda Pusat, Ibu Selvi Ananda Putri. Momentum ini diharapkan bisa membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk tenun lokal Takalar.





















Discussion about this post