BERITAPERS || Parepare, – Lembaga Investigasi Mendidik Pro Rakyat Nusantara (LIDIK PRO) Kota Parepare mengadakan kunjungan silaturahmi ke Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Jumat (30/5), dalam rangka menjalin sinergi sekaligus menyampaikan masukan terkait pembangunan kota.
Rombongan LIDIK PRO yang dipimpin oleh Ketua Ismail Waru diterima langsung oleh Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, dalam suasana yang penuh keakraban. Turut hadir dalam rombongan tersebut Sekretaris Faharuddin, Bendahara Hasli Thohad, Humas Andi Langkoke, dan Koordinator Bidang Keorganisasian, Taqwa Makmun.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis dibahas, termasuk penataan kawasan kota, khususnya pemanfaatan trotoar yang kerap digunakan tidak sesuai fungsinya. Wali Kota menyatakan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan demi kenyamanan masyarakat.
“Kami menyambut baik kehadiran LIDIK PRO. Membangun Parepare tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus melibatkan semua stakeholder, termasuk lembaga-lembaga sosial seperti ini. Pemerintah terbuka terhadap kritik, saran, dan solusi,” ujar Wali Kota.
“Banyak hal yang masih perlu kita benahi. Salah satunya pemanfaatan trotoar yang belum tertib. Penataan ini bukan untuk menyulitkan, tetapi demi menciptakan kota yang bersih, aman, dan nyaman,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut akan dijalankan dengan komitmen kuat dan semangat memberi teladan.
“Sekali kita tetapkan kebijakan, kita jalankan dengan penuh tanggung jawab. Kita harus memberi contoh. Meskipun ada tantangan, saya tetap akan melangkah demi terciptanya ketertiban dan keindahan kota,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wali Kota menyampaikan bahwa langkah ini tidak akan mematikan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Ekonomi tetap berputar. Kita siapkan solusi yang rapi dan tertata agar manfaatnya bisa dirasakan bersama,” jelasnya.
Ketua LIDIK PRO Parepare, Ismail Waru, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Pemerintah Kota Parepare terhadap dialog bersama masyarakat dan lembaga sosial.
“Kami datang bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga membawa semangat kolaborasi demi kemajuan Parepare. Kami siap mendukung kebijakan positif dan menjadi mitra kritis yang konstruktif,” ungkap Ismail Waru.
Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi antara pemerintah kota dan masyarakat sipil dalam mewujudkan tata kelola kota yang lebih baik. Dialog yang terbuka dinilai penting sebagai dasar bagi kebijakan yang berpihak pada kepentingan publik.
Pertemuan ditutup dengan harapan bahwa sinergi antara pemerintah dan stakeholder masyarakat dapat terus terjalin. Dengan kerja sama yang erat dan niat tulus, Parepare diharapkan tidak hanya berkembang dari segi infrastruktur, tetapi juga tumbuh dalam semangat gotong royong dan kepedulian sosial. (FHR)





















Discussion about this post