Beritapers.com- Maumere — Kepala Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi delapan kru KM Mulya Abadi yang mengalami kerusakan kemudi di perairan utara Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (26/7). Kapal tersebut sebelumnya dilaporkan mengalami gangguan sejak Rabu (23/7).
Informasi awal keberadaan kapal GT 171 itu diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere dari Basarnas Makassar pada Jumat (25/7), setelah sebuah kapal tanker berbendera Australia melaporkan posisi KM Mulya Abadi yang mengalami kerusakan.
Fathur Rahman Kepala Kantor SAR Maumere mengemukakan. Kapal diketahui berlayar dari Pulau Jinato, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan menuju Pelabuhan Riung, Kabupaten Ngada, NTT. Gangguan pada sistem kemudi terjadi di tengah pelayaran, menyebabkan kapal terombang-ambing di laut selama beberapa hari.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR gabungan diberangkatkan menggunakan KN SAR Puntadewa 250 dari Maumere pada Jumat sore. Proses evakuasi berlangsung pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.00 WITA.
Seluruh kru, termasuk kapten kapal, ditemukan dalam kondisi selamat dan langsung dievakuasi ke atas KN SAR Puntadewa 250 untuk mendapatkan pemeriksaan awal. Tim SAR memastikan kondisi kesehatan para kru dalam keadaan stabil.
Sementara itu, KM Mulya Abadi tengah ditarik menuju Pelabuhan Riung oleh dua kapal bantuan milik agen kapal. Proses towing dilakukan di bawah pengawasan penuh tim SAR guna menjamin keselamatan pelayaran hingga kapal bersandar di daratan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere mengapresiasi kerja sama lintas instansi serta peran informasi dari kapal asing yang melintas. “Kolaborasi cepat dan informasi yang akurat menjadi kunci utama dalam penyelamatan ini,” ujarnya.






















Discussion about this post