BeritaPers. Makassar|| Senin pagi, 23 Februari 2026, fenomena hujan lebat yang disertai angin kencang menyelimuti cakrawala Kota Makassar. Namun, kondisi cuaca ekstrem tersebut tidak menyurutkan dedikasi tim Penerbit Erlangga Cabang Makassar untuk menembus batas ruang dan waktu demi memenuhi komitmen intelektual di Kampus STIMI YAPMI Makassar. Kehadiran mereka di Ruang Ketua STIMI YAPMI tepat pukul 10.00 WITA menjadi simbol nyata dari sebuah integritas profesional yang melampaui hambatan situasional.
Pertemuan strategis ini dibuka dengan narasi yang elegan oleh Bapak Dr. Muh Anwar. HM, selaku Kaprodi Manajemen STIMI YAPMI Makassar. Beliau menegaskan bahwa sinergi ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan sebuah langkah fundamental dalam membangun jembatan antara dunia akademik dan industri literasi guna memperkuat marwah institusi.
Ketua STIMI YAPMI Makassar, Bapak Dr. Ibrahim Syah, S.E., M.M., dalam penjelasannya yang memukau, memaparkan bahwa kolaborasi ini adalah mesin penggerak bagi visi besar kampus. Beliau menekankan pentingnya kurasi literatur yang kredibel untuk mencetak lulusan yang kompetitif di era global, di mana Penerbit Erlangga dipandang sebagai mitra strategis yang memiliki reputasi emas.
Menanggapi hal tersebut, Bapak Eko Setiya Budi selaku Kepala Cabang Erlangga Makassar memberikan pemaparan yang impresif. Beliau menegaskan komitmen Erlangga untuk hadir sebagai katalisator dalam memfasilitasi ide-ide brilian para akademisi menjadi karya tulis yang memiliki nilai distribusi pengetahuan secara luas dan terstandarisasi.
Kehadiran tim Erlangga yang solid, terdiri dari Bapak Eko Setiya Budi, Bapak Rusman (Marketing Komunikasi), Bapak Afdhal (SPV Marketing), dan Bapak Irwan (Tim Marketing), menunjukkan keseriusan manajemen dalam mengawal kerja sama ini. Di sisi lain, sambutan hangat diberikan oleh pimpinan STIMI YAPMI, termasuk Wakil Ketua I Dr. H. Syahrir, S.E., M.M., bersama jajaran Waka II dan Waka III.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat, Bapak Rusman dan Bapak Afdhal memberikan pandangan memukau mengenai potensi pemasaran karya ilmiah dosen yang dapat menjangkau pasar nasional. Dukungan senada disampaikan oleh Waka I dan Waka II, yang menyoroti pentingnya peningkatan publikasi sebagai indikator utama kualitas tenaga pendidik dalam penilaian akreditasi.
Maksud dan tujuan utama dari kesepahaman ini adalah terciptanya ekosistem publikasi yang sehat dan berkelanjutan di lingkungan kampus. Fokus utama ke depan adalah peningkatan kapasitas kepenulisan dosen guna menghasilkan buku ajar dan referensi ilmiah yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan nasional.
Sebagai langkah konkret dari implementasi MoU ini, kedua pihak telah menyepakati agenda Pelatihan Kepenulisan bagi Dosen STIMI YAPMI Makassar. Program peningkatan kapasitas ini direncanakan akan dilaksanakan di Gedung Aula Erlangga, Jl. Hertasning, Kota Makassar, sebagai ruang kolaboratif yang representatif.
Sinergi antara STIMI YAPMI Makassar dan Penerbit Erlangga ini diharapkan menjadi role model kolaborasi antara perguruan tinggi dan sektor industri. Penandatanganan ini resmi menandai dimulainya babak baru dalam transformasi literasi akademik yang lebih unggul, profesional, dan berdaya saing global.






















Discussion about this post