Beritapers – Suasana demokratis nan syahdu menyelimuti Hotel Aerotel Smile Makassar hari ini, seiring dengan digelarnya Musyawarah Wilayah (Muswil) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Sulawesi Selatan. Mengusung tema ambisius “Meneguhkan Peran BKPRMI dalam Mewujudkan Sulsel Maju dan Berkelanjutan,” agenda ini menjadi penanda babak baru organisasi pemuda masjid di Tanah Daeng.
Ratusan kader dan utusan dari berbagai Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BKPRMI kabupaten/kota se-Sulsel memadati lokasi acara, menunjukkan soliditas dan antusiasme tinggi. Puncak acara adalah pemilihan Ketua Umum BKPRMI Sulsel periode 2025-2030, yang berlangsung ketat dan demokratis. Minggu (13/7/2025).
Sorotan utama Muswil ini adalah kehadiran langsung Ketua Umum DPP BKPRMI, H. Nanang Mubarok, SHI, M.Sos. Dalam sambutannya, Nanang Mubarok memberikan penekanan tajam tentang posisi strategis masjid sebagai pusat peradaban umat. Ia menegaskan bahwa BKPRMI bukan sekadar organisasi kemasyarakatan biasa, melainkan “entitas strategis yang siap memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.” Pesan ini menggema, membakar semangat para kader untuk terus berinovasi dan berkarya.
Proses pemilihan Ketua Umum berlangsung dramatis. Dalam penghitungan suara, dua kandidat kuat bersaing ketat: Muh Yusuf Sewang dan Asri Said. Akhirnya, Asri Said berhasil unggul dengan perolehan 108 suara, mengalahkan Muh Yusuf Sewang yang meraih 75 suara. Dengan hasil ini, Asri Said resmi terpilih sebagai Ketua BKPRMI Sulsel periode 2025-2030.
Dalam sambutan perdananya pasca-pemilihan, Asri Said yang merupakan mantan Ketua Umum DPD BKPRMI Maros dua periode, langsung tancap gas. “Kita akan memperkuat posisi BKPRMI sebagai motor penggerak umat,” tegasnya. Ia menyatakan komitmennya untuk mencapai visi tersebut melalui sembilan program unggulan yang dinamakan “Andalanta” (Andalan Remaja Masjid Sulsel).
Program Andalanta ini secara eksklusif dirancang sebagai respons adaptif terhadap kebutuhan zaman. Asri Said menjelaskan bahwa fokus utamanya adalah pemberdayaan generasi muda masjid dengan pendekatan kontekstual dan relevan terhadap tantangan saat ini.
Kesembilan program strategis tersebut mencakup penguatan literasi keislaman, pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas masjid, digitalisasi dakwah untuk menjangkau audiens lebih luas, serta menciptakan lingkungan masjid yang inklusif dan responsif terhadap berbagai tantangan sosial modern.
Menutup sambutannya, Asri Said tidak lupa menyampaikan apresiasi mendalam. “Saya berterima kasih kepada semua pihak yang telah membersamai. Kemenangan ini bukan kemenangan pribadi, tapi kemenangan bersama,” ujarnya, menandai dimulainya era baru BKPRMI Sulsel yang solid dan kolaboratif di bawah kepemimpinannya.
Laporan Rafi






















Discussion about this post