BERITAPERS || MAKASSAR– Langkah progresif ditunjukkan oleh pejabat baru di jajaran Polrestabes Makassar. Belum genap sepuluh hari mengemban amanah, Kapolsek Ujung Pandang, Kompol Muh. Yusuf S.Sos., M.M, langsung tancap gas melakukan konsolidasi wilayah dengan menyambangi berbagai elemen masyarakat.
Pada Rabu malam (22/4/2026), rombongan Kapolsek melakukan kunjungan silaturahmi ke Sekretariat Kampoeng Seni Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Makassar yang berlokasi di Jl. Sultan Hasanuddin No. 1, Kelurahan Maloku, Kecamatan Ujung Pandang. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk membangun sinergitas tanpa sekat dengan komunitas kreatif dan marginal di Kota Daeng.
Kedatangan Kompol Muh. Yusuf bersama jajarannya, yang sebelumnya dikoordinasikan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Maloku, Aiptu H.P. Nonci S.H., disambut hangat oleh keluarga besar KPJ Makassar.
Dalam suasana yang akrab dan penuh kekeluargaan, Kapolsek beserta rombongan duduk bersama menikmati jamuan sederhana namun berkesan, ditemani aroma khas Kopi Aren yang menjadi pencair suasana.
Dalam perkenalan resminya, Kapolsek menegaskan bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga ketertiban.
“Kami datang untuk memperkenalkan diri sebagai pejabat baru yang diberi amanah memimpin wilayah Ujung Pandang. Kami menitipkan pesan kepada rekan-rekan di KPJ untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Kamtibmas dan kebersihan lingkungan kita,” tegas Kompol Muh. Yusuf.
Beliau bahkan melontarkan ide segar dengan menantang para musisi KPJ untuk melahirkan karya lagu yang merepresentasikan sisi humanis dan kebanggaan terhadap institusi Polri sebagai bentuk kolaborasi seni dan pengabdian.
Pertemuan yang berlangsung selama tiga jam tersebut juga menjadi ajang diskusi mendalam. Plt Ketua KPJ Makassar, Iwan Rengga, memaparkan dinamika komunitasnya. Hingga tahun 2026, tercatat hampir 200 anggota resmi bernaung di bawah bendera KPJ Makassar.
Iwan menegaskan bahwa KPJ bukan sekadar perkumpulan penyanyi jalanan. Wadah ini merupakan rumah bagi berbagai profesi, mulai dari musisi, atlet, karyawan swasta, jurnalis, hingga pelaku politik praktis yang disatukan oleh visi persaudaraan dan kemanusiaan.
“Jarang ada pejabat yang mau turun langsung duduk bersama kami seperti ini. Kami sangat mengapresiasi. Terkait edukasi di jalanan, ini memang menjadi PR kami untuk merangkul rekan seprofesi agar mengedepankan *attitude* dan etika saat beraksi di lapangan,” ujar Iwan Rengga.
Kunjungan ini diakhiri dengan refleksi mendalam mengenai filosofi jalanan yang selama ini dipegang teguh oleh komunitas yang terinspirasi oleh tokoh Anto Baret ini:
*Jalanan sebagai media ekspresi, bukan pelarian; jalanan adalah kehidupan yang harus memiliki tatanan.*
Sebelum meninggalkan lokasi, rombongan Polsek Ujung Pandang dan pengurus KPJ Makassar melakukan sesi foto bersama. Kedua belah pihak sepakat bahwa komunikasi intensif seperti ini harus terus berlanjut guna menciptakan Makassar yang rukun, damai, adil, dan beradab.( MLP)










