BERITAPERS || GOWA — Komitmen kemanusiaan dan kepedulian sosial yang tinggi terus ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa di bawah nakhoda Bupati Gowa, Dr. Hj. Sitti Husniah Talenrang, S.E., M.M. Guna memastikan program pengentasan kemiskinan berjalan optimal, orang nomor satu di Gowa ini turun langsung meninjau realisasi bantuan program bedah rumah bagi warga prasejahtera.
Langkah taktis monitoring lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Husniah Talenrang saat mengunjungi kediaman salah satu penerima manfaat, Jumriani, yang terletak di wilayah Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa, Rabu (10/6/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh bantuan sosial yang disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan tim Lacak Gowa benar-benar berjalan dengan baik, tepat sasaran, serta melahirkan dampak multiplier effect yang nyata bagi penerima.
“Pemerintah Kabupaten Gowa bersama BAZNAS telah bersinergi membangunkan hunian yang layak dan sehat bagi warga kita yang membutuhkan. Insya Allah, program bedah rumah ini akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan keluarga penerima,” tutur Bupati Husniah Talenrang di sela-sela peninjauannya.
Tidak hanya meresmikan selesainya pembangunan fisik rumah, dalam kesempatan yang sama, Bupati Perempuan Gowa ini juga mengulurkan bantuan tambahan berupa paket sembako premium kepada keluarga miskin ekstrem (KME) tersebut. Intervensi pangan ini diserahkan langsung sebagai stimulus jangka pendek untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi dasar harian keluarga.
Gotong Royong ASN Gowa: Potong Gaji Pemimpin hingga Staf
Di hadapan warga dan tokoh masyarakat yang hadir, Bupati Husniah Talenrang membeberkan sebuah fakta menyentuh di balik sumber pembiayaan berbagai program bantuan sosial di butta Gowa. Ia menguraikan bahwa anggaran bedah rumah dan santunan dhuafa ini turut ditopang kuat oleh sistem filantropi gotong royong para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Gowa.
Sistem tersebut berjalan melalui mekanisme pemotongan zakat pendapatan profesi sebesar 2,5 persen secara berkala. Hebatnya, pemotongan ini tidak hanya menyasar staf biasa, melainkan dipelopori langsung secara teladan mulai dari gaji Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda), hingga para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
“Ini adalah wujud konkret dari nilai kepedulian kolektif kita semua terhadap sesama masyarakat Gowa. Siapa lagi yang akan memperhatikan nasib warga kita yang sedang kesusahan kalau bukan kita sendiri sebagai pelayan masyarakat. Karena itu, kami wajib mengawal dan memastikan bahwa setiap rupiah keringat ASN yang dikontribusikan melalui BAZNAS ini benar-benar dikelola secara transparan dan berdaya guna tinggi bagi mereka yang berada di garis kemiskinan,” tegas Husniah dengan nada mengayomi.
Tangis Haru Jumriani Dapat Rumah Layak
Sementara itu, binar kebahagiaan dan rasa haru mendalam tidak mampu disembunyikan dari wajah Jumriani. Sambil menahan air mata di depan bupati, ia berulang kali meluapkan rasa syukur yang tak terhingga atas rampungnya pembangunan rumah barunya tersebut.
Bagi Jumriani, bantuan bedah rumah ini bagaikan mukjizat yang mengubah drastis kenyamanan hidupnya. Kini, ia bersama anak dan suaminya tidak perlu lagi merasa cemas saat hujan deras mengguyur atau angin kencang melanda wilayah pesisir Bajeng Barat.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Bupati, pemerintah daerah, BAZNAS, dan seluruh jajaran yang terlibat. Kami tidak pernah menyangka akan mendapatkan rumah seindah dan senyaman ini. Semoga kebaikan semua pihak dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT,” pungkas Jumriani dengan suara bergetar bahagia.
Turut hadir mendampingi Bupati Gowa dalam agenda blusukan kemanusiaan ini antara lain sejumlah pimpinan SKPD teknis lingkup Pemkab Gowa, jajaran pimpinan komisioner BAZNAS Gowa, unsur Tripika Kecamatan Bajeng Barat, serta pemerintah desa setempat.





















Discussion about this post