Kehadiran para pemangku kebijakan dari Sulsel lainnya seperti Bupati Gowa Husniah Talenrang, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, serta Bupati Bantaeng Fathul Fauzy Nurdin semakin memperkuat posisi Bank Sulselbar sebagai bank pembangunan daerah yang terpercaya.
Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, juga terlihat dalam forum tersebut. Ia dikenal sebagai salah satu kepala daerah yang aktif memanfaatkan produk layanan Bank Sulselbar dalam mendukung program-program inklusi keuangan di daerahnya.
Dalam rapat tersebut, para pemegang saham dan jajaran direksi Bank Sulselbar menyampaikan pencapaian kinerja sepanjang 2024, termasuk peningkatan aset, pertumbuhan kredit, serta peran bank dalam mendukung pemulihan ekonomi pascapandemi.
RUPS juga menjadi momentum evaluasi terhadap strategi bisnis yang telah dijalankan, serta menyusun rencana ke depan dalam memperluas jangkauan layanan hingga pelosok daerah, sekaligus memperkuat digitalisasi sistem perbankan.
Suasana RUPS berlangsung kondusif dan penuh semangat sinergi antar daerah. Para kepala daerah menyampaikan harapan agar Bank Sulselbar terus menjadi garda depan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Dengan semakin solidnya dukungan dari para kepala daerah, Bank Sulselbar diharapkan mampu melangkah lebih agresif dalam memperluas perannya sebagai motor penggerak ekonomi daerah di masa mendatang.(*)





















Discussion about this post