BERITAPERS – Pelatihan Pengurusan Jenazah yang dilaksanakan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Mir’aatul Khaerat jalan Abubakar Lambogo (Ablam), Sabtu, 26 Juli 2025 siang mendapat bantuan dari Bank Sulselbar.
Bantuan ini sebagai support Bank Sulselbar kepada UPZ Mir’aatul Khaerat yang telah menyelenggarakan kegiatan mulia ini.
“Kami bersyukur mendapat bantuan dari Bank Sulselbar. Hal ini tentu saja disambut gembira pengurus UPZ dan Jamaah masjid” terang ketua UPZ Mir’atul Khaerat, Arjal dalam sambutannya.
Tampil membawakan materi, Founder sekaligus pembina Tajdidul Iman, salah satu ulama Makassar, KH. Sudirman yang mengupas tuntas penyelenggaraan jenazah yang benar dan sesuai sunnah Rasulullah SAW.
Dalam Islam hokum, kata Kiai Sudirman mengurus jenazah adalah fardhu kifayah, itu artinya di antara umat Islam diwajibkan memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan bagaimana caranya memandikan, mengkafani, mensholatkan, dan menguburkan jenazah dengan baik dan benar sesuai ajaran (sunnah) Rasulullah SAW.
“Alhamdulillah kegiatan ini merupakan kegiatan yang ke 137 kali kami gelar. Tujuannya tentu saja untuk memberi edukasi tentang penyelenggaraan jenazah sesuai tuntunan dari Nabi Muhammad SAW” jelas Kiai Sudirman.
Kegiatan ini juga dihadiri Walikota Makassar yang diwakili kabag Kesra, Mohammad Syarief. Dalam sambutannya, Kabag kesra berpesan bahwa perawatan jenazah merupakan tugas dan tanggung jawab kita yang masih hidup.
“Tujuan pelatihan ini untuk mencetak kader-kader di masyarakat khususnya dalam pemulasaran jenazah. Hal ini karena umum masyarakat menyepelekannya dan beranggapan sudah ada yang mengurusinya” jelasnya.
Sehingga dengan kegiatan ini, sambung Kabag Kesra, diharapkan masyarakat dapat mengikuti dan mempraktekkannya kelak jika ada keluarga terdekat yang berpulang.
“Kegiatan ini penting sekali untuk di ikuti. Jadi kami berharap agar semua Masjid di kota Makassar, memiliki petugas pengurusan jenazah. Hingga jika ada warga atau jamaahnya yang meninggal, tentu tidak akan susah mencarinya” tandas Kabag Kesra
Beberapa jamaah dan warga mengaku puas dengan materi yang dibawakan Kiai Sudirman, selain penyuguhan materi, warga langsung diajarkan cara mempraktekkan dengan bantuan boneka.
“Kami merasa puas dengan pelatihan ini, namun kami berharap kegiatan serupa bisa dilaksanakan kembali, mengingat banyak warga yang belum faham dengan pengurusan jenazah.” Terang Abdillah (44 tahun) salah satu jamaah yang ikut menyaksikan kegiatan tersebut. (*)






















Discussion about this post