Membentuk kelompok belajar itu ibarat membangun tim superhero. Masing-masing anggota membawa keunikan dan kekuatannya sendiri. Satu orang mungkin jago menjelaskan konsep yang rumit dengan bahasa yang sederhana, sementara yang lain jago mencari contoh-contoh relevan di dunia nyata. Gabungan dari semua keahlian ini akan membuat proses belajar jadi lebih efektif, dan yang paling penting, lebih menyenangkan.
Kelompok belajar itu juga bisa jadi tempat curhat yang aman, lho. Kalau ada yang mau bertanya soal materi tapi takut di depan dosen, dia bisa bertanya di grup. Kalau ada yang lagi down karena nilainya jelek, dia bisa dapat dukungan dari teman-temannya. Ini menciptakan sebuah sistem pendukung yang andal di dalam kelas, sehingga kita tidak merasa sendirian dalam menghadapi tantangan kuliah.
Lagipula, mencoba menjelaskan materi kepada orang lain adalah salah satu cara terbaik untuk menguji seberapa dalam pemahaman kita sendiri. Kalau kita bisa menjelaskan sesuatu dengan mudah kepada orang lain, itu artinya kita sudah benar-benar menguasainya. Jadi, dengan saling bertanya dan menjelaskan, kita tidak hanya membantu teman, tapi juga membantu diri sendiri.
Membangun jaringan pertemanan yang solid selama kuliah itu sama pentingnya dengan mendapatkan IPK yang tinggi. Jaringan ini akan berguna jauh setelah kita lulus nanti. Jadi, mulailah berinisiatif, ajak teman-temanmu untuk belajar bareng. Jangan lagi merasa sendirian. Ingat, tim yang solid akan selalu lebih unggul dari individu yang kuat.
Penulis : Dr. Muh Anwar. HM
Dosen FTK UINAM
Mind Technology Trainer of ITMT Indonesia
Master NLP, Hypnoteaching & Hypnoterapist





















