BERITAPERS || Lanrisang, Pinrang — Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang menunjukkan kepedulian dan respons cepat terhadap warga yang terdampak bencana angin puting beliung di Kelurahan Lanrisang, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang. Dalam kunjungan kemanusiaan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang turun langsung ke lokasi bencana untuk melihat kondisi warga sekaligus menyerahkan bantuan.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kondisi masyarakat pascabencana, baik dari sisi pemulihan sosial maupun aspek kesehatan. Kehadiran jajaran Dinas Kesehatan juga menjadi bentuk dukungan moril kepada masyarakat yang tengah berupaya bangkit setelah rumah dan lingkungan mereka terdampak terjangan angin kencang.
Pada kesempatan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang menyalurkan bantuan dana tunai sebesar Rp24 juta. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Lurah Lanrisang untuk selanjutnya disalurkan kepada warga korban bencana berdasarkan hasil pendataan tingkat kerusakan rumah. Skema bantuan tunai dipilih agar warga dapat memanfaatkannya secara fleksibel sesuai kebutuhan perbaikan rumah masing-masing.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang drg. Dyah Puspita Dewi, M.Kes, mengatakan bahwa penyaluran bantuan melalui pemerintah kelurahan bertujuan agar distribusi berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.
“Kami hadir sebagai bentuk empati dan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang terdampak angin puting beliung. Bantuan dana tunai sebesar Rp24 juta ini kami serahkan langsung kepada Lurah Lanrisang agar dapat disalurkan kepada warga sesuai hasil pendataan tingkat kerusakan rumah,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang.
Ia menambahkan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga serta mempercepat proses pemulihan pascabencana.
“Kami berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat untuk memperbaiki rumah mereka. Selain itu, kami juga memastikan pelayanan dan pemantauan kesehatan warga terdampak tetap berjalan optimal,” tambahnya.
Selain bantuan dana tunai, Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang juga sebelumnya telah menyalurkan bantuan logistik berupa kebutuhan pokok, termasuk mi instan (Indomie), sebagai bantuan awal bagi warga terdampak bencana, mengingat kondisi darurat pascakejadian.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang didampingi oleh seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Pinrang, para Kepala Bidang, serta jajaran staf Dinas Kesehatan. Kehadiran lengkap jajaran ini juga dimaksudkan untuk memastikan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan serta memantau potensi gangguan kesehatan pascabencana.
Sementara itu, Lurah Lanrisang Firman Sahuddin, SH., M.Si, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang kepada warganya.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang beserta seluruh jajaran atas kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada warga Kelurahan Lanrisang yang terdampak bencana angin puting beliung,” ujar Lurah Lanrisang.
Ia menegaskan bahwa bantuan dana tersebut akan disalurkan secara adil dan transparan kepada warga yang berhak menerima.
“Bantuan dana ini kami terima langsung dan selanjutnya akan kami salurkan kepada warga korban bencana berdasarkan pendataan tingkat kerusakan rumah. Kami memastikan penyalurannya dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang saat ini tengah berupaya memperbaiki tempat tinggal mereka pascabencana.
“Bantuan ini sangat membantu dan meringankan beban warga kami. Semoga proses pemulihan pascabencana di Kelurahan Lanrisang dapat berjalan lebih cepat dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Pinrang melalui Dinas Kesehatan menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah kecamatan, kelurahan, serta unsur terkait lainnya dalam penanganan dampak bencana dan pemulihan kondisi masyarakat, khususnya dalam menjamin kesehatan dan kesejahteraan warga terdampak. (Mlp)










