Beritapers.com.Makassar- Pangkep – Sejumlah alumni Racana Alauddin dan Maipadeapati (ALMAIDA) berkumpul dalam kegiatan Family Camp Almaida yang diselenggarakan di kawasan Taman Purbakala Sumpang Bita, Kabupaten Maros. Acara yang berlangsung selama tiga hari ini mengusung semangat merajut kasih antar sesama alumni melalui pengalaman dan pendalaman nilai-nilai kepramukaan.
Ketua Panitia, Kak Afhar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk terus mempererat jalinan silaturahmi antar alumni Racana ALMAIDA, yang berpangkalan di IAIN Alauddin—kini telah menjadi UIN Alauddin Makassar.
“Family Camp ini bukan hanya ajang reuni, tapi juga menjadi wadah untuk menebar nilai-nilai positif dari pengalaman masa lalu, serta memperkuat kembali semangat kebersamaan yang pernah tumbuh dalam Racana ALMAIDA,” ujarnya.
Salah satu perintis Racana Almaida, Kak Gazali Suyuti, turut hadir dan memberikan wejangan. Ia menyoroti menurunnya minat dan perhatian terhadap gerakan pramuka di lingkungan kampus dewasa ini.
“Berbeda dengan masa lalu, dulu perhatian pimpinan kampus terhadap Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), termasuk pramuka, sangat tinggi. Mahasiswa diberi ruang untuk mengembangkan diri, tidak hanya dalam akademik, tetapi juga dalam organisasi dan keterampilan hidup,” ungkapnya.
Ia berharap, kehadiran para alumni dalam kegiatan ini bisa menjadi penyemangat bagi adik-adik yang masih aktif di Racana Almaida saat ini.
Kegiatan Family Camp ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman dari para alumni yang kini berkiprah di berbagai bidang. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Mamuju Tengah, dalam sesi berbagi, menuturkan bahwa pengalaman semasa aktif di pramuka sangat berperan dalam perjalanan kariernya.
“Nilai-nilai kepramukaan seperti disiplin, tanggung jawab, dan kepemimpinan sangat terasa manfaatnya ketika kita dipercaya memegang amanah di dunia kerja,” jelasnya.
Senada dengan itu, Kak Khaeruddin, seorang hakim agama yang kini bertugas di salah satu pengadilan agama di Pulau Jawa, juga menekankan pentingnya pengalaman di pramuka.
“Jangan takut menerima amanah. Ketika kita mendalaminya dengan sungguh-sungguh, itu akan menjadi bekal berharga untuk meraih keberhasilan di masa depan,” pesannya kepada para anggota muda Racana Almaida.
Family Camp Almaida ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan nilai-nilai pramuka tetap hidup dan relevan, bahkan setelah para anggotanya menyelesaikan masa studi dan berkiprah di tengah masyarakat.
RR






















Discussion about this post