BERITAPERS.COM || Makassar, 28 September 2026 – Semangat membangun ekosistem ekonomi yang inklusif terus didorong melalui pelaksanaan Inclusion Hub Bootcamp yang berlangsung pada 28–30 September 2026 di Kantor Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Sulawesi Selatan**.
Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM serta penyandang disabilitas daksa dan netra**. Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ruang pembelajaran yang terbuka, inklusif, dan memberikan kesempatan yang setara bagi setiap peserta untuk mengembangkan potensi ekonomi yang dimilikinya.
Inclusion Hub Bootcamp merupakan bagian dari program Inclusion Hub, sebuah program fellowship dari Foreign, Commonwealth dan Development Office (FCDO) bersama British Council di Indonesia** yang diarahkan untuk mengembangkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya alumni program **Skill Inclusive Digital Participation (SIDP) Dalam pelaksanaannya,
Trio Pabeta Indonesia** berperan sebagai implementing partner.
Kegiatan secara dibuka oleh St. Nursyamsuria selaku tim proyek Trio Pabeta Indonesia**. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjadikan kegiatan ini sebagai ruang untuk belajar, berbagi pengalaman, sekaligus membangun keberanian peserta dalam mengembangkan aktivitas ekonomi dan usaha.
“Kita ingin memastikan bahwa kesempatan untuk berkembang tidak dibatasi oleh kondisi maupun latar belakang seseorang. Melalui Inclusion Hub, kita membangun ruang belajar bersama agar setiap peserta dapat mengenali potensinya, mengembangkan keterampilannya, dan mengubah potensi tersebut menjadi peluang ekonomi**,” ujar perempuan yang akrab disana uyu ini.
Selama tiga hari, peserta mendapatkan pembelajaran yang berorientasi pada penguatan kapasitas kewirausahaan dan pengelolaan usaha yang dibawakan oleh trainer yang berkompetensi yaitu Bahrul Ulum Ilham, P.hD. Materi mencakup berbagai aspek penting dalam pengembangan usaha, mulai dari **kelembagaan dan legalitas, perencanaan usaha, pemasaran digital, pengelolaan keuangan, hingga pengemasan dan branding produk**. Materi tersebut dirancang untuk membantu peserta memahami proses pengembangan usaha secara lebih terstruktur.
Menariknya, pelaksanaan Bootcamp di PLUT Sulsel mempertemukan pelaku UMKM dengan penyandang disabilitas daksa dan netra dalam satu ruang pembelajaran. Interaksi tersebut diharapkan dapat membuka ruang pertukaran pengalaman, membangun jejaring, serta memperluas perspektif peserta mengenai pengembangan usaha dalam lingkungan yang inklusif.
Selain memperoleh materi, peserta juga diarahkan untuk menyusun Simple Business Plan dan kertas kerja secara berkelompok. Peserta mengikuti proses pembelajaran secara aktif selama tiga hari sebagai bagian dari tahapan program Inclusion Hub.
Prinsip inklusivitas menjadi salah satu fondasi utama dalam pelaksanaan kegiatan. Peserta mendapatkan hak untuk memperoleh materi dan pendampingan yang aksesibel serta mengikuti kegiatan dalam lingkungan yang aman dan bebas dari diskriminasi maupun perundungan.
Inclusion Hub Bootcamp sendiri merupakan tahap awal dari rangkaian program Inclusion Hub. Setelah menyelesaikan tahap Bootcamp, peserta berkesempatan mengikuti tahapan berikutnya berupa Internship Program atau magang intensif
Dalam desain program, peserta terpilih akan mendapatkan kesempatan belajar langsung bersama owner dan praktisi untuk memperdalam pengalaman serta menyempurnakan perencanaan bisnis yang telah dikembangkan selama Bootcamp. Rangkaian tersebut kemudian dilanjutkan dengan Showcase dan Apresiasi sebagai ruang untuk menampilkan hasil pembelajaran dan mempertemukan peserta dengan berbagai pemangku kepentingan.
Pelaksanaan Inclusion Hub Bootcamp di PLUT Sulsel diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan pelatihan selama tiga hari. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal bagi peserta untuk membangun jejaring, meningkatkan kapasitas, mengembangkan usaha, serta memperluas partisipasi penyandang disabilitas dalam aktivitas ekonomi.
Dengan semangat nklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan**, Inclusion Hub terus mendorong terciptanya ruang yang memungkinkan setiap individu untuk tumbuh, berkarya, dan mengambil bagian dalam membangun kemandirian ekonomi.










