BERITAPERS || Makassar – 10 Oktober 2025. Direktorat Intelkam Polda Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan sosial Jumat Berkah di wilayah Kota Makassar dan Kabupaten Maros, sebagai bagian dari program Cipta Kondisi dengan tema “Ojol Sahabat Polri.”
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dir Intelkam Polda Sulsel beserta jajaran personel Dit Intelkam, didampingi oleh Ketua Relawan Ojol Sulawesi Selatan, Jamail, serta beberapa ketua komunitas ojek online (Ojol) yang tergabung dalam jaringan mitra Polri, di antaranya:
Akram – Ketua Aliansi Gojek Makassar
Hendrik – Ketua Komunitas Ojol Maxim Makassar
Yogha – Ketua Aliansi Driver Maxim Makassar Bersatu (ADMMB)
Fahrul Arwys – Ketua Komunitas Grab Maros
Dalam kegiatan sosial tersebut, rombongan mengunjungi sejumlah anggota komunitas Ojol yang tengah mengalami sakit dan membutuhkan bantuan, antara lain:
1. Fiqri (Ojol Gojek) – warga Jl. Bontomanai 2, Kel. Bulurokeng, Kec. Biringkanaya, Kota Makassar. Ia menjadi korban begal pada 4 Mei 2025 dan mengalami patah tulang pada kaki kiri.
2. Muhtamar (Ojol Maxim) – warga BTN Tamarampu, Kel. Bontoa, Kec. Mandai, Kab. Maros. Menderita tumor pada kaki dan telah menjalani amputasi.
3. Irfan (Ojol Grab) – warga Jl. Yosda Lr. 153A, Kec. Bontoala, Kota Makassar. Ia mengalami kecelakaan dan masih dalam masa perawatan.
Ketiganya menerima bantuan berupa paket sembako dan uang tunai sebagai bentuk empati dan dukungan moral dari jajaran Polda Sulsel serta komunitas Ojol.
Dir Intelkam Polda Sulsel menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Berkah tidak hanya bertujuan sosial, tetapi juga sebagai sarana mempererat kemitraan Polri dengan komunitas Ojol yang kini telah memiliki lebih dari 5.000 anggota aktif di Sulawesi Selatan.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata sinergi dan kepedulian antara Polri dan para pengemudi Ojol. Kami ingin memastikan bahwa jaringan Ojol yang selama ini terjalin dengan baik tetap solid, mendukung situasi kamtibmas yang aman, dan tidak mudah terpengaruh oleh isu politik yang menyesatkan,” ungkapnya.
Kunjungan ini disambut positif oleh komunitas Ojol, terutama para anggota yang sedang sakit. Mereka mengaku termotivasi untuk tetap semangat menjalani proses pemulihan.
Kegiatan Jumat Berkah direncanakan akan terus berlanjut secara rutin, terutama bagi anggota komunitas Ojol yang mengalami sakit berat atau gangguan kesehatan yang menghambat aktivitasnya.










