BERITAPERS || Jampue, Pinrang – UPT SDN 58 Pinrang kembali menghadirkan gebrakan positif di dunia pendidikan dasar melalui program inovatif bertajuk KAMELIA, singkatan dari Kamis Menghasilkan Inovasi dan Karya. Program ini dilaksanakan setiap hari Kamis sebagai wadah bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, melatih keberanian tampil, sekaligus menumbuhkan jiwa inovatif sejak usia dini.
Sejak digagas, KAMELIA disambut antusias oleh siswa, guru, hingga orang tua. Setiap Kamis, halaman sekolah dipenuhi dengan suasana semarak. Ada yang menampilkan keterampilan seni seperti menggambar, menari, membaca puisi, hingga memainkan musik tradisional. Ada pula siswa yang memamerkan hasil kerajinan tangan, karya tulis, hingga percobaan sains sederhana yang dipandu guru.
Kepala UPT SDN 58 Pinrang, Hartina, S.Pd, menegaskan bahwa KAMELIA bukan sekadar program mingguan, tetapi menjadi ruang ekspresi dan wadah pembelajaran kreatif bagi seluruh siswa.
“KAMELIA adalah wujud nyata dari komitmen kami dalam memberikan pendidikan yang menyenangkan, bermakna, dan membangun karakter. Anak-anak tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga diberi ruang untuk menuangkan ide, berkreasi, dan menampilkan karya nyata yang membanggakan,” jelasnya.
Beliau menambahkan, semangat gotong royong dari seluruh warga sekolah adalah kunci sukses program ini. Guru-guru berperan sebagai fasilitator, sementara orang tua memberikan dukungan moral agar anak-anak semakin percaya diri dalam berkarya.
“Saya melihat langsung bagaimana anak-anak begitu bersemangat setiap Kamis tiba. Mereka menunggu momen KAMELIA untuk menunjukkan bakat masing-masing. Ini membuat kami semakin optimis bahwa sekolah dasar pun bisa menjadi ladang lahirnya generasi inovatif dan kreatif,” lanjut Kepala Sekolah.
Selain menonjolkan kreativitas, KAMELIA juga melatih siswa untuk berani tampil di depan umum. Guru-guru menilai program ini efektif untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak sejak dini. Dengan tampil di hadapan teman-temannya, siswa belajar berbicara dengan lantang, menghargai proses, serta menerima masukan dari orang lain.
Menurut guru pembina, Salwa F, S.Pd, kegiatan ini juga mengajarkan anak pentingnya kerja sama tim. “Misalnya dalam membuat kerajinan atau menampilkan tarian kelompok, anak-anak belajar berbagi peran, saling mendukung, dan menghargai karya bersama. Nilai karakter inilah yang ingin kami tanamkan lewat KAMELIA,” ujarnya.
Kehadiran orang tua dalam beberapa kegiatan KAMELIA juga memberi semangat tambahan bagi siswa. Tak sedikit orang tua yang ikut membantu menyediakan bahan karya atau sekadar hadir memberi dukungan moral. Hal ini memperkuat sinergi antara sekolah dan rumah dalam mendidik anak.
Salah satu orang tua siswa Herman Abbas,SM, menyampaikan apresiasinya. “Kami sangat mendukung KAMELIA karena anak-anak jadi punya wadah untuk menunjukkan bakat mereka. Selain itu, kami bisa melihat perkembangan mereka dari dekat, bukan hanya lewat rapor, tetapi juga lewat karya yang ditampilkan,” ungkapnya.
Program KAMELIA tidak berhenti sampai di sini. Kepala Sekolah Hartina,S.Pd menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus dikembangkan dengan berbagai inovasi baru. Ke depan, karya-karya siswa direncanakan untuk dipamerkan dalam ajang tingkat kecamatan atau kabupaten, sehingga lebih banyak pihak bisa mengapresiasi kreativitas generasi muda Pinrang.
“Harapan kami, karya-karya ini tidak hanya berhenti di sekolah. Kami ingin anak-anak bangga menampilkan kreativitasnya di ruang yang lebih luas, sekaligus membawa nama baik sekolah dan daerah. KAMELIA adalah bukti bahwa pendidikan dasar bisa menjadi pondasi lahirnya generasi emas bangsa,” tutup Kepala Sekolah.
Dengan hadirnya KAMELIA, UPT SDN 58 Pinrang bukan hanya menjadi tempat belajar membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga pusat lahirnya inovasi dan karya kreatif. Program ini menjadi inspirasi bahwa pendidikan yang menyenangkan mampu melahirkan generasi berprestasi, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Mlp)



















