BERITAPERS || Makassar — Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan Sultan Abdullah Raya, Lorong 1 RT 02 RW 06, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Senin (18/8/2025) sore. Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya lima unit rumah kayu bertingkat permanen dan menyebabkan puluhan warga kehilangan tempat tinggal.
Menurut keterangan saksi, Arif (36), warga setempat, api pertama kali terlihat dari bagian atap rumah milik seorang warga bernama Anwar (75). Menyadari adanya kobaran api, Arif segera meminta pertolongan warga sekitar dan menghubungi pemadam kebakaran.
Sementara itu, pemilik rumah, Anwar, menuturkan bahwa ia sedang tertidur ketika cucunya membangunkannya karena rumah sudah dilalap api. “Saya langsung keluar dan berteriak minta tolong. Api cepat sekali membesar,” ujarnya.
Sekitar pukul 14.58 WITA, sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dipimpin oleh Danton Andi Haris. Petugas langsung melakukan penyiraman dibantu warga setempat. Tidak berselang lama, personel Polsek Tallo juga tiba untuk mengamankan lokasi, memasang garis polisi, serta mendata korban terdampak. Api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 15.20 WITA.
Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, sebanyak lima rumah dilaporkan rusak berat dan satu rumah mengalami rusak ringan. Dua rumah lain ikut terdampak akibat menjalar cepatnya api. Total kerugian ditaksir mencapai Rp2,2 miliar.
Adapun rumah yang rusak berat antara lain milik Anwar, Budirman, Nasrul, Suardi, Ainun, Abdul Asis, Abdul Hafid, Dg. Rosi, Abd. Rahman, serta Ilyas. Sementara itu, satu unit rumah milik Dg. Wati mengalami kerusakan ringan. Dua rumah lain milik Asep dan Sagrah turut terdampak. Secara keseluruhan, puluhan jiwa kini kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan darurat.
Selain rumah, sejumlah barang berharga juga ludes dilalap api, di antaranya satu unit sepeda motor serta surat-surat penting seperti sertifikat rumah. Warga yang terdampak kebakaran saat ini membutuhkan bantuan mendesak berupa tenda, terpal, selimut, dan logistik harian.
Dari hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting arus listrik di bagian atap plafon rumah milik Anwar. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kejadian.
Pemerintah setempat bersama aparat kepolisian dan petugas pemadam kebakaran berkoordinasi untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak. Hingga kini, kondisi di lokasi kebakaran sudah terkendali, namun menyisakan puing-puing rumah dan kesedihan warga yang kehilangan tempat tinggalnya.










