BERITAPERS || PADAKKALAWA, PINRANG — Kamis, 21 Mei 2026. Pemerintah Desa Padakkalawa bersama petugas pertanian mengimbau seluruh petani agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi serangan hama dan penyakit tanaman padi pada Musim Tanam April–September 2026. Imbauan tersebut disampaikan menyusul hasil pengamatan lapangan yang dilakukan bersama Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta para petani di sejumlah area persawahan Desa Padakkalawa, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang.
Dari hasil pemantauan di lapangan, ditemukan adanya indikasi perkembangan hama penggerek batang padi berupa imago, kelompok telur, dan larva, serta jejak tikus pada ratum padi atau batang sisa panen. Kondisi tersebut dinilai perlu segera ditangani secara bersama-sama guna mencegah meluasnya serangan hama yang dapat berdampak terhadap produktivitas pertanian masyarakat.
Pemerintah desa menegaskan bahwa langkah antisipatif perlu dilakukan sejak dini agar potensi kerugian petani dapat diminimalisir. Salah satu langkah utama yang dianjurkan adalah percepatan pengolahan tanah setelah panen guna memutus siklus hidup hama penggerek batang sekaligus menghilangkan habitat tikus di area persawahan.
Selain itu, para petani juga diimbau untuk melaksanakan pengendalian pratanam atau gropyokan secara bersama-sama dengan melibatkan kelompok tani, POPT, dan PPL setempat. Kegiatan tersebut dinilai penting sebagai bentuk pengendalian terpadu agar populasi hama dapat ditekan sebelum memasuki masa tanam berikutnya.
Koordinasi aktif antarpetani dan kelompok tani juga menjadi perhatian penting dalam upaya menjaga stabilitas produksi pertanian di Desa Padakkalawa. Dengan adanya komunikasi yang baik, penanganan terhadap potensi serangan hama dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.
Kepala Desa Padakkalawa, Hedar Ahmad, mengatakan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu penopang utama perekonomian masyarakat desa sehingga seluruh pihak perlu memiliki kepedulian bersama dalam menjaga kualitas hasil panen.
“Pemerintah desa berharap para petani lebih aktif melakukan pengolahan lahan dan pengendalian hama secara serentak agar penyebaran penggerek batang maupun tikus dapat ditekan sejak dini. Kerja sama dan kekompakan kelompok tani sangat dibutuhkan demi menjaga produktivitas pertanian kita,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berkoordinasi dengan petugas pertanian apabila menemukan gejala serangan hama di sawah masing-masing. Menurutnya, langkah cepat dan penanganan yang tepat akan sangat membantu dalam mencegah kerusakan tanaman yang lebih luas.
Petugas pertanian turut mengingatkan masyarakat agar tidak ragu berkonsultasi dengan POPT maupun PPL apabila menemukan tanda-tanda serangan hama atau penyakit tanaman di lahan pertanian mereka. Pendampingan dan edukasi kepada petani akan terus dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan hasil pertanian yang berkualitas dan berkelanjutan.
Melalui imbauan tersebut, Pemerintah Desa Padakkalawa berharap seluruh petani semakin peduli terhadap kondisi lahan pertanian masing-masing serta terus memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga ketahanan pangan desa.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sektor pertanian, Desa Padakkalawa optimistis mampu menjaga keberlangsungan produksi padi yang sehat, produktif, dan berkualitas demi mendukung ketahanan pangan daerah. (MLP)










