BERITAPERS || SIDRAP – Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menjadi tuan rumah High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Zona III Sulawesi Selatan, Selasa (16/9/2025). Kegiatan ini dipusatkan di Lobi Kantor Bupati Sidrap untuk memperkuat sinergi pengendalian inflasi lintas daerah.
Acara ini dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan H. Jufri Rahman, Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, Wakil Bupati Nurkanaah, Wakil Wali Kota Parepare H. Hermanto, Wakil Bupati Pangkep Abdul Rahman Assagaf, Wakil Bupati Barru Abustan Andi Bintang, serta Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel Wahyu Purnama. Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse juga turut hadir bersama jajaran Forkopimda, perwakilan pemerintah daerah se-Zona III, serta tamu undangan lainnya.
Pelaksanaan HLM dan Capacity Building TPID Zona III bertujuan menyatukan langkah strategis antar daerah dalam mengendalikan inflasi, khususnya di sektor pangan. Zona III Sulsel yang terdiri dari daerah sentra produksi dan penyangga pasokan pangan diharapkan menjadi kunci menjaga stabilitas harga.
Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sulsel dan Bank Indonesia atas dukungan terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, Sidrap sebagai salah satu lumbung pangan nasional memiliki peran vital dalam menjaga ketahanan pangan Sulsel.
“Namun perlu diantisipasi fluktuasi harga komoditas utama seperti beras, cabai, dan telur yang berpengaruh terhadap inflasi daerah,” ungkapnya.
Sekprov Sulsel H. Jufri Rahman menekankan bahwa pengendalian inflasi bukan hanya persoalan statistik, melainkan berkaitan langsung dengan daya beli masyarakat. Ia mendorong TPID untuk memperkuat koordinasi menjaga ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga, serta komunikasi publik yang efektif.
“Ketika harga kebutuhan pokok naik, masyarakat kecil yang paling terdampak. Oleh karena itu, TPID harus hadir dengan kebijakan responsif dan program yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat,” tegasnya.
Dengan adanya kolaborasi lintas daerah, adaptasi kebijakan, dan pemanfaatan data yang lebih akurat, TPID Zona III Sulsel diharapkan mampu menjaga stabilitas harga pangan. Upaya ini tidak hanya berfokus pada pengendalian inflasi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan secara berkelanjutan. (***)





















