BERITAPERS || Parepare — Komunitas Coxpam (Complex Patung pemuda) kembali menunjukkan eksistensinya setelah lama tidak terdengar. Komunitas yang pernah aktif di era 1980-an ini secara resmi dihidupkan kembali melalui kegiatan silaturahmi yang digelar pada Sabtu malam, (5/7/2025), di Jalan Mattirotasi, Parepare.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Komunitas Coxpam, Muhammad Daud, S.Sos., dan Sekretaris Abdul Fattah, S.T., bersama para pengurus dan simpatisan komunitas. Turut hadir Ketua Komisi III DPRD Kota Parepare, Hamran Hamdani, S.E., yang juga menjadi pelindung dan penasihat komunitas, serta tokoh masyarakat Haji Umar dan sejumlah senior Coxpam.
Muhammad Daud mengungkapkan bahwa kebangkitan Coxpam merupakan bentuk respons terhadap tantangan zaman. “Kami sepakat untuk menghidupkan kembali semangat lama yang dulu membesarkan Coxpam, sekaligus menyesuaikannya dengan kondisi sosial hari ini. Komunitas ini hadir dengan pilar berdaya, peduli, dan mandiri,” ujarnya.
Komunitas Coxpam sendiri pertama kali dibentuk pada tahun 1981 oleh sekelompok pemuda pesisir Mattirotasi. Saat itu, Coxpam dikenal sebagai wadah kegiatan sosial, olahraga, dan gotong royong yang menjadi pemersatu masyarakat setempat. Setelah lama vakum, semangat itu kembali digelorakan oleh generasi baru dengan visi yang lebih luas dan inklusif.
Hamran Hamdani, S.E., yang merupakan bagian dari generasi awal Coxpam, menyampaikan rasa bangga atas kembalinya komunitas ini. “Saya bukan hanya hadir sebagai pejabat, tapi sebagai anak Coxpam yang tumbuh bersama komunitas ini. Melihat Coxpam hidup kembali seperti menghidupkan bagian dari sejarah hidup kami. Ini bukan hanya nostalgia, ini panggilan untuk kembali bergerak,” ungkapnya penuh haru.
Tokoh masyarakat Haji Umar juga menyambut baik kebangkitan Coxpam. Ia menilai kehadiran kembali komunitas ini dapat menjadi jembatan antargenerasi dan sarana membentuk karakter pemuda. “Coxpam harus terus hidup dan berkembang. Ini bukan sekadar pertemuan, tapi awal dari kebangkitan sosial berbasis komunitas,” katanya.
Suasana silaturahmi berlangsung akrab dan penuh semangat. Puluhan peserta hadir dari berbagai kalangan, menunjukkan antusiasme tinggi untuk membangun kembali Coxpam sebagai komunitas yang aktif dan berdampak.
Ke depan, komunitas ini berencana menyusun program kerja nyata seperti aksi sosial lingkungan, pelatihan kepemudaan, dan kolaborasi dengan elemen masyarakat lainnya. Harapannya, Coxpam tak hanya menjadi kenangan masa lalu, tetapi juga kekuatan sosial yang hidup di masa kini dan masa depan. (MLP)





















Discussion about this post