BERITAPERS || PAREPARE – Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) Sulawesi bersama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Sulawesi Selatan kembali meluncurkan program Lapak Berkah tahap ketiga di Kota Parepare, Rabu (24/9). Program ini menyasar lima penerima manfaat untuk mendapat bantuan modal dan fasilitas usaha guna mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Program Lapak Berkah merupakan inisiatif pemberdayaan ekonomi umat yang telah berjalan rutin selama dua tahun terakhir. Pada tahap ketiga ini, sebanyak lima pelaku usaha mikro di Parepare menerima dukungan berupa mesin jahit obras, gerobak plastik, ember, tenda, meja lipat, mixer jumbo, kompor gas, hingga tambahan modal usaha untuk menunjang kegiatan ekonomi sehari-hari.
Launching program ini dihadiri oleh Manager Mobile Consumer Branch Telkomsel Parepare, Aryoputro Wicaksono, yang secara simbolis menyerahkan bantuan bersama tim IZI Sulsel. “Alhamdulillah, saya merasa senang sekali bisa menjadi bagian dari program Lapak Berkah, hasil kolaborasi antara MTT Telkomsel dan IZI. Program ini bukan hanya memberikan fasilitas dan modal usaha, tetapi juga menjadi harapan baru bagi para pelaku UMKM di Parepare untuk tumbuh lebih mandiri dan berkelanjutan,” ungkap Aryoputro.
Salah satu penerima manfaat, Pak Samsul, pedagang ikan keliling, turut menyampaikan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada Telkomsel dan IZI. Apa yang diberikan ini menjadi jalan pembuka rezeki bagi saya dan keluarga. Saya mendapat dua gerobak, sehingga kalau salah satunya rusak masih ada cadangan. Tidak ada lagi alasan bagi saya untuk tidak berjualan setiap hari,” ucapnya penuh semangat.
Melalui program Lapak Berkah, IZI Sulsel bersama MTT Telkomsel berkomitmen menghadirkan pemberdayaan ekonomi yang tidak hanya memberi manfaat jangka pendek, tetapi juga meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan ekonomi syariah yang dapat direplikasi di daerah lain.
Program Lapak Berkah Telkomsel-IZI Sulsel di Parepare diproyeksikan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pelaku usaha kecil. Dengan pendampingan berbasis ekonomi syariah, program ini diharapkan mampu memperkuat UMKM lokal sekaligus menumbuhkan semangat kemandirian ekonomi umat. (***)





















