BERITAPERS || GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersama Perum BULOG Cabang Makassar resmi meluncurkan Penyaluran Bantuan Pangan Alokasi Februari dan Maret Tahun 2026. Acara peluncuran tersebut dipusatkan di Aula Kantor Camat Pallangga pada Rabu (20/5). Program strategis ini dirancang untuk menjangkau sebanyak 70.944 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar secara merata di 18 kecamatan di Kabupaten Gowa. Langkah masif ini diambil sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjaga stabilitas pangan masyarakat di tingkat keluarga.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, dalam sambutannya menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini sangat krusial untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. Intervensi ini sekaligus menjadi tameng untuk memperkuat stabilitas pangan rumah tangga dari tekanan ekonomi dan risiko kerawanan pangan. “Pangan menyangkut keberlangsungan hidup keluarga. Ketika kebutuhan dasar masyarakat terjaga, maka kesehatan anak, kualitas belajar, hingga stabilitas sosial ikut terlindungi,” ujar Bupati perempuan pertama di Gowa tersebut di hadapan para undangan.
Bupati Talenrang membeberkan bahwa cakupan penerima bantuan tahun ini mengalami lompatan yang sangat signifikan dibanding periode sebelumnya. Jika pada tahun 2025 jumlah penerima tercatat sebanyak 47.307 keluarga, maka pada tahun 2026 ini angka tersebut melonjak hampir 50 persen menjadi 70.944 penerima manfaat. Peningkatan kuota yang drastis ini menunjukkan komitmen kuat dari pemerintah daerah untuk memperluas jaring pengaman sosial, sehingga lebih banyak warga prasejahtera yang mendapatkan perlindungan pemenuhan pangan pokok.
Guna menghindari terjadinya salah sasaran, Bupati menegaskan bahwa seluruh data penerima manfaat tahun ini mengacu ketat pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial RI. Dengan basis data yang valid, penyaluran bantuan pangan ini dipastikan berjalan lebih terukur, transparan, dan akuntabel. “Program ini membantu menjaga pasokan pangan keluarga tetap aman, terutama pada masa transisi panen. Di saat yang sama, intervensi ini ikut menahan tekanan harga di pasar agar tetap terkendali,” jelasnya lebih lanjut.
Pada momentum penting tersebut, Bupati Talenrang juga mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajaran perangkat daerah, mulai dari camat, lurah, hingga kepala desa. Ia memerintahkan aparatnya untuk mengawal ketat distribusi bantuan secara langsung di lapangan agar tidak terjadi keterlambatan apalagi praktik pungutan liar. “Pastikan bantuan diterima masyarakat dengan tepat jumlah, tepat kualitas, dan tepat sasaran. Layani masyarakat dengan sikap humanis karena yang disalurkan ini adalah hak mereka,” instruksi oranvg nomor satu di Gowa ini.
Sementara itu, Kepala Perum BULOG Cabang Makassar, Faris Sudirman AR, menyatakan kesiapan instansinya untuk menyuplai kebutuhan pangan tersebut secara bertahap ke seluruh wilayah Gowa.
Pada peluncuran perdana di Kecamatan Pallangga ini, BULOG menggelontorkan sekitar 60 ton setara beras berkualitas baik. Faris berkomitmen penuh untuk menjaga kelancaran pasokan logistik ini hingga ke kecamatan terakhir.
Adapun setiap KPM nantinya akan membawa pulang total bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk jatah alokasi dua bulan.
Peluncuran program bantuan pangan berskala besar ini turut dihadiri dan disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gowa Ratnawati,
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa Firdaus, serta para Camat se-Kabupaten Gowa. Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu menciptakan iklim ketahanan pangan yang kondusif di wilayah Kabupaten Gowa sepanjang tahun 2026.
Warga yang hadir di lokasi peluncuran pun menyambut gembira bantuan ini, yang dinilai sangat tepat waktu dalam meringankan beban pengeluaran dapur mereka.
(PS)





















Discussion about this post