BERITAPERS || MAKASSAR — Pemerintah Kelurahan Kunjung Mae menggelar kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah dan urban farming pada Sabtu (2/5/2026) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendorong ketahanan pangan keluarga berbasis rumah tangga.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Masjid Nurul Qolbi ORW 04 Kunjung Mae, dan dipimpin langsung oleh Ketua ORW 04, Thohad Hasli, selaku pelaksana kegiatan di tingkat wilayah. Suasana kegiatan berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan, dengan partisipasi aktif dari masyarakat setempat.
Turut hadir dalam kegiatan ini Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), para Ketua RT/RW, serta warga yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Keterlibatan berbagai unsur masyarakat ini menunjukkan meningkatnya kepedulian terhadap isu kebersihan lingkungan dan pemanfaatan lahan secara produktif.
Hadir sebagai narasumber, penyuluh dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Faizal Baso dan Abdul Kadir, yang memberikan pemaparan komprehensif terkait pengelolaan sampah berbasis rumah tangga. Mereka menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya dengan memisahkan sampah organik dan anorganik, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
“Langkah sederhana seperti memilah sampah dari rumah memiliki dampak besar terhadap pengurangan volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir,” jelas Faizal Baso dalam pemaparannya.
Selain itu, masyarakat juga diberikan edukasi praktis mengenai pemanfaatan sampah organik menjadi kompos yang dapat digunakan dalam kegiatan urban farming. Melalui metode ini, warga didorong untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif untuk menanam sayuran, buah-buahan, maupun tanaman obat keluarga.
Abdul Kadir menambahkan bahwa urban farming merupakan solusi strategis dalam mendukung kemandirian pangan keluarga. “Dengan memanfaatkan lahan terbatas, masyarakat dapat menghasilkan pangan sehat sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Lurah Kunjung Mae, Syafruddin, S.E., M.M, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah kelurahan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa perubahan besar harus dimulai dari kesadaran individu di tingkat rumah tangga.
“Kami berharap melalui sosialisasi ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong kemandirian pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta menerapkan pola hidup ramah lingkungan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara warga dan narasumber. Berbagai persoalan disampaikan warga, mulai dari keterbatasan sarana pengelolaan sampah hingga rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam memilah sampah.
Melalui diskusi tersebut, diharapkan lahir solusi konkret yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan masing-masing. Di akhir kegiatan, seluruh peserta diimbau untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh guna mewujudkan lingkungan Kelurahan Kunjung Mae yang lebih bersih, hijau, dan produktif. (MLP)










