BERITAPERS || Desa Pakkanna, Kec. Tanasitolo, Kab. Wajo, Sulawesi Selatan 10 April 2026 – Pemerintah Desa Pakkanna menunjukkan komitmen kuat dalam pengelolaan lingkungan, Pemdes bersama mahasiswa KKN Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar melakukan aksi nyata dalam melakukan uji coba pembuatan paving block berbahan dasar limbah plastik.
Kegiatan ini merupakan inisiatif dari pemdes untuk mengurangi limbah plastik di Desa Pakkanna. Sinergi ini menggabungkan visi keberlanjutan lingkungan dari perangkat desa dengan dukungan tenaga serta pemikiran inovatif dari para mahasiswa untuk menciptakan solusi yang aplikatif bagi masyarakat setempat.
Proses uji coba ini dilakukan dengan memanfaatkan peralatan sederhana Desa, di mana sampah plastik dilelehkan dalam tungku panas sebelum akhirnya dicampur dengan pasir sebagai bahan pengikat.
Mahasiswa KKN berperan aktif dalam pengerjaan fisik, mulai dari pengumpulan bahan baku hingga melakukan proses pencetakan secara manual.
Eksperimen ini bertujuan untuk membuktikan bahwa limbah plastik yang dianggap tidak bernilai menjadi produk konstruksi yang kokoh.
Kepala Desa Pakanna, Bapak Wikra Wardana, mengungkapkan bahwa Pemdes bekerja sama dengan masyarakat dalam hal pengumpulan sampah plastik.
“Kami dari Pemdes menghimbau untuk masyarakat untuk memilah sampah plastik yang dimana nantinya sampah plastik yang dikumpulkan oleh masyarakat akan dibeli oleh Pemdes, kemudian hasil dari pengumpulan sampah inilah yang akan kami kelola menjadi paving block”, ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Kordinator Desa KKN Uinam posko 4, Surahman, menjelaskan bahwa peran mahasiswa dalam kegiatan ini difokuskan sebagai motor penggerak dan tenaga eksekutor untuk membantu desa dalam pengolahan limbah plastik di Desa Pakkanna.
“Kami ingin menawarkan tenaga untuk mengeksekusi ide pengolahan sampah di desa ini. Kami ingin membantu desa secara fisik dalam memproduksi sampel paving block sebanyak mungkin agar masyarakat bisa melihat langsung hasilnya dan tertarik untuk memilah sampah dari rumah. Kami berharap kehadiran kami sebagai tenaga bantuan di lapangan dapat memberikan pondasi awal yang kuat”, ungkapnya.
Aksi kolaboratif ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi lahirnya kebijakan desa berbasis ekonomi sirkular, di mana pelestarian lingkungan dan pembangunan infrastruktur dapat berjalan beriringan demi kesejahteraan masyarkat Desa Pakkanna di masa depan.
Penulis: Alif (ALF)




















Discussion about this post