BERITAPERS – Takalar, Sulsel – Di tengah pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Hasanuddin tahun 2025, Nur Ainun Mutmainna S., mahasiswi yang ditugaskan secara individu di Desa Bulukunyi, Kecamatan Polombangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, menghadirkan sebuah inisiatif inspiratif bertajuk “Jejak Bulukunyi: Kompilasi Kisah Inspiratif Menumbuhkan Inspirasi.”
Program ini berangkat dari kesadaran bahwa setiap desa menyimpan cerita-cerita kehidupan yang sarat makna, namun kerap luput dari perhatian publik. Melalui “Jejak Bulukunyi”, Nur Ainun mencoba menggali, merekam, dan membagikan kisah-kisah inspiratif dari warga lokal yang memiliki semangat juang luar biasa, namun belum banyak diketahui khalayak.
“Saya ingin menghadirkan narasi yang merefleksikan ketulusan dan perjuangan masyarakat desa dalam menjalani kehidupan. Mereka adalah pahlawan tanpa panggung yang kisahnya layak disuarakan,” ujar Ainun.
Dalam pelaksanaannya, Nur Ainun mewawancarai sejumlah tokoh masyarakat, mulai dari petani, ibu rumah tangga, tokoh agama, hingga pegiat sosial. Salah satu kisah yang paling membekas adalah tentang Amri Dg Gassing, sosok sederhana yang tetap aktif mengabdi kepada masyarakat meski mengalami keterbatasan fisik.
Kisah-kisah yang dihimpun kemudian dituangkan dalam bentuk narasi sederhana dan dipublikasikan secara digital melalui media sosial dan platform daring. Publikasi ini tidak hanya dimaksudkan untuk dokumentasi, tetapi juga sebagai medium penyebaran nilai-nilai keteladanan, terutama bagi generasi muda.










