BERITAPERS, Bantaeng – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) memperkenalkan inovasi pengolahan hasil perikanan berupa Bakpia Ikan kepada masyarakat Desa Borong Loe, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng, Rabu (22/7/2026).
Program kerja individu tersebut diinisiasi oleh Citra Puspita, mahasiswa Program Studi Agrobisnis Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan nilai tambah hasil perikanan melalui diversifikasi produk olahan berbahan dasar ikan.
Program tersebut lahir dari hasil observasi yang menunjukkan sebagian besar masyarakat Desa Borong Loe masih memasarkan hasil tangkapan dalam bentuk segar, sehingga nilai ekonominya dinilai belum optimal. Melalui inovasi Bakpia Ikan, masyarakat diperkenalkan pada alternatif produk yang bergizi, mudah dibuat, dan berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumahan.
Citra Puspita mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pengolahan hasil perikanan agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi.
“Melalui program ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa hasil perikanan tidak hanya dapat dipasarkan dalam bentuk segar, tetapi juga dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Harapannya, Bakpia Ikan dapat menjadi salah satu alternatif usaha yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya.
Kegiatan dilaksanakan melalui kunjungan langsung ke rumah-rumah warga. Selain memberikan edukasi mengenai proses pembuatan Bakpia Ikan, mahasiswa juga menjelaskan kandungan gizi serta peluang pemasaran produk tersebut. Warga turut diberikan kesempatan mencicipi produk agar lebih mengenal cita rasa dan kualitasnya.
Salah seorang warga Desa Borong Loe, Kanang, mengapresiasi program yang dinilai memberikan wawasan baru dalam pemanfaatan hasil perikanan.
“Selama ini kami hanya menjual ikan dalam bentuk segar. Setelah mengetahui Bakpia Ikan, kami memahami bahwa ikan juga dapat diolah menjadi produk yang menarik dan memiliki nilai jual lebih tinggi. Semoga kami dapat mencoba mengembangkannya sebagai usaha di rumah,” katanya.
Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat dalam mengembangkan usaha produktif berbasis hasil perikanan.
Melalui inovasi tersebut, mahasiswa KKN-T Unhas berharap Bakpia Ikan dapat menjadi salah satu produk unggulan masyarakat pesisir yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga, membuka peluang usaha mandiri, serta memperkuat perekonomian Desa Borong Loe secara berkelanjutan. (*)






















Discussion about this post