Sementara itu, Riana Angga (24), teman korban yang juga datang ke lokasi, mengaku terakhir berkomunikasi dengan korban melalui pesan WhatsApp tiga hari sebelumnya. Ia ikut menyaksikan saat pintu kamar didobrak dan menemukan korban sudah tidak bernyawa lagi.
Tim Inafis Polrestabes Makassar bersama Dokpol Polda Sulawesi Selatan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti. Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar guna pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Tamalanrea Kompol Muhammad Yusuf menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab pasti kematian korban. “Kami menunggu hasil pemeriksaan medis dan akan memeriksa keterangan saksi-saksi secara detail,” ujarnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan lingkungan sekitar, terutama di tempat tinggal bersama seperti kos atau asrama.
Langkah cepat dalam melapor dapat membantu mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.




















