• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Rabu, September 23, 2026
  • Login
Beritapers
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
No Result
View All Result
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
No Result
View All Result
Beritapers
No Result
View All Result
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
Home Berita Terbaru Berita Opini

Manusia Kehilangan Malu: AI Jadi Pelayan Nafsu Digital

Muh. Anwar by Muh. Anwar
15 April 2025
in Berita Opini
Reading Time: 4 mins read
0
Manusia Kehilangan Malu: AI Jadi Pelayan Nafsu Digital
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Contoh sederhana, ketika ilmu disulap menjadi hiburan, absurditas mencapai layar kaca. Salah satu TV nasional bahkan meluncurkan acara “AI menjawab cinta” dan acara tersebut ditonton lebih dari satu juta orang. AI bukan lagi kecerdasan buatan, tapi kecerdasan yang dipertontonkan, bukan untuk mengangkat nurani publik tapi untuk menyusun punch line dalam pidato kosong pemimpin yang ogah membaca. Shikoublade menyebutnya kecerdasan yang dipolitisasi, ketika substansi kalah oleh tepuk tangan meriah, dan absurditas ini belum selesai, dalam diam-diam spiritual pun diketikkan. 30% pengguna Indonesia pernah bertanya soal ibadah ke AI, seperti halal kah ini?, doa apa untuk rezki instatnt?. Seolah-olah AI dijadikan tokoh agama virtual tanpa sanad tanpa spiritualitas. Shikoublade menyebutnya sebagai Tafsir Otomatisasi. Ketika iman bukan hasil kontemplasi tapi auto generate, sementara itu nafsu semakin canggih.

Indonesia masuk kategori lima besar dunia dalam memanipulasi AI untuk konten seksual eksplisit, ketika ditolak netizen seolah AI itu adalah pelayan hasrat. Shikoublade menyebutnya sebagai simulasi nafsu digitalisasi insting primitif, bukan AI yang bermasalah tapi manusia yang kehilangan malu. Semua ini   berpuncak pada satu pola bahwa kita tidak lagi bertanya untuk memahami tapi untuk mendikte ketika jawaban tidak sesuai dengan ego, maka reaksinya “bangke, chat GPT Goblok!”, manusia mengingkan jawaban “harusnya dukung saya …”. Shikoublade menyebutnya sebagai mental konfirmasi bisu, sebuah kondisi dimana pertanyaan bukan untuk membuka wacana tetapi untuk mencari pembenaran dari bias personal dan dampaknya sangat nyata dimana otak hanya penenang bukan lagi penggerak dan kita melihat generasi yang bingung peran, seperti AI jadi guru, jadi psikolog bahkan jadi dewa kecil, kemudian pendidikan tanpa literasi, dimana nilai naik tapi logika jatuh dan masuk ke politik tanpa nurani.

Janji disusun oleh prompt tapi bukan prinsip dan menjalar ke median yang jadi kolam bot, opini publik bercampur dengan ludah digital dan diam-diam masuk ke ruang agama tanpa jiwa, dimana iman diketik bukan diyakini. Mereka mengabaikan proses dibalik kata riset yang diramu, dialog yang dilalui, peperangan logika yang ditafsirkan, semua disamaratakan karena malas membedakan. Tapi Shikoublade tidak buru-buru menjawab keseluruhan, bukan karena tidak mampu, tapi karena terlalu mampu untuk sekedar bereaksi, Shikoublade tahu bahwa balasan terbaik bukan pada balasan statement orang lain tapi pada kedalaman yang terus tumbuh, dan kadang diam bukan bentuk kekalahan tapi jebakan logis bagi mereka yang gemar menertawakan sebelum memahami, karena dalam dunia yang terobsesi menjawab yang paling mencengangkan justru pertanyaan yang ditahan bukan sekedar bertanya, Shikoublade tidak sedang menggurui, antik kritik, baprean, sok filsafat atau menghakimi teknologi, tapi ia sedang membedah kegagapan berfikir dalam dunia yang makin canggih tapi kian bising.

Jadi gunakanlah AI sebagai alat bantu, bukan pelarian emosi. Berfikirlah sebelum mengetik, filter sebelum share dan bedakan yang cerdas dari yang hanya cepat dan bukan sekedar literasi digital yang sekedar diajarkan dalam seminar lalu dilupakan di parkiran. Tapi kurikulum keberadaban yang mengajarkan bahwa berfikir bukan sekedar soal benar atau salah, tapi soal berani merendah di hadapan kompleksitas, bukan hanya memahami teknologi tapi menundukkan ego intelektual yang sering merasa paling update tapi sebenarnya ketinggalan dalam refleksi, karena tidak semua pertanyaan bisa dijawab dalam 300 kata dengan waktu 3 detik.

Ada hal-hal yang butuh diam diskusi dan deetak jantung manusia bukan hanya click dan notifikasi, bangunlah diskusi di meja makan, bukan sekedar membangun citra di layar android, cari guru yang membimbing, bukan followers yang mengiyakan, baca lambat-lambat, serap maknanya dalam-dalam, sebab di dunia yang makin cepat berfikir pelan adalah revolusi sunyi yang menolak punah, Shikoublade tidak hadir dalam tarian viral, karena ini bukan sekedar trend, tapi pedang yang menolak tunduk pada algoritma dan pisau yang menguliti kebiasaan malas berfikir dengan logika yang tidak bisa difilter menggunakan efek lucu, yang tertinggal bukan share dan views tapi keresahan yang menusuk diam-diam seperti suara hati yang menolak dikompresi.

Post Views: 269

Anda Mungkin Menyukai Berita ini

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang

19 September 2026
Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM

Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM

17 September 2026
Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

13 September 2026
Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

13 September 2026
Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

19 Agustus 2026
Page 2 of 3
Prev123Next
Tags: Berita OpiniBerita PersBeritapersCoach AnwarFTK UINAMITMT IndonesiaProdi MPI FTK UINAM
Muh. Anwar

Muh. Anwar

Dr. Muh. Anwar HM, S.Ag., M.Pd adalah seorang dosen & praktisi pendidikan, CEO ITMT Indonesia, Ketua Program Studi Manajemen di STIMI YAPMI Makassar, beliau seorang penulis, public speaker, hypnoterapist & trainer hypnoteaching, telah melakukan berbagai penelitian di bidang Hipnoteaching dan telah mempublikasikan hasilnya di jurnal nasional dan internasional. Dengan dedikasi dan kontribusinya, Muh. Anwar HM menjadi salah satu dosen yang berpengaruh di UIN Alauddin Samata dengan spesialisasi  di bidang Manajemen Pendidikan,  hypnoteaching, hypnoteraphy dan public speaking yang diakui secara nasional. Beliau terus berusaha meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di Indonesia, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Related Posts

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang
Berita Opini

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang

by Kilang
4 hari ago
0

BeritaPers || Jangan ukur sebuah pendakian hanya dari seberapa tinggi gunung yang ditaklukkan. Sebab, tidak semua perjalanan harus berakhir di ketinggian ribuan meter untuk memberikan pengalaman yang berarti....

Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM
Berita Opini

Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM

by Kilang
6 hari ago
0

BeritaPers || Saya sering sekali mendengar dan membaca keluhan dari beberapa guru dan dosen terkait beban adminstrasi yang mereka harus jalani dalam pelaksanaan tugas mereka. Sebutlah tugas menyiapkan...

Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

1 minggu ago
Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

1 minggu ago
Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

1 bulan ago
Load More

Related News

Sapuangin Kencang di Lanrisang, Rumah Warga Hancur Tertimpa Pohon Kelapa

Sapuangin Kencang di Lanrisang, Rumah Warga Hancur Tertimpa Pohon Kelapa

1 September 2025
Camat Lanrisang dan Kapolsubsektor Perkuat Sinergi Kesehatan Melalui Posyandu Rajawali

Camat Lanrisang dan Kapolsubsektor Perkuat Sinergi Kesehatan Melalui Posyandu Rajawali

7 September 2026
JOIN Jeneponto Tebar Kebaikan di Bulan Ramadhan: Berbagi Takjil dan Pererat Silaturahmi

JOIN Jeneponto Tebar Kebaikan di Bulan Ramadhan: Berbagi Takjil dan Pererat Silaturahmi

27 Februari 2026

Browse by Category

  • Artikel
  • Berita Budaya
  • Berita Cuaca
  • Berita Daerah
  • Berita Desa
  • Berita Dunia
  • Berita Ekonomi
  • Berita Foto
  • Berita Hankam
  • Berita Hiburan
  • Berita Hukum
  • Berita Kampus
  • Berita Kesehatan
  • Berita Kota
  • Berita Kriminal
  • Berita Nasional
  • Berita Olahraga
  • Berita Opini
  • Berita Pemerintahan
  • Berita Pendidikan
  • Berita Peristiwa
  • Berita Polisi
  • Berita Politik
  • Berita Ragam
  • Berita Religi
  • Berita Seremonial
  • Berita Sorot
  • Berita Sosbud
  • Berita Terbaru
  • Berita TNI
  • Berita Video
  • Breaking News
  • Business
  • Crypto
  • English News
  • Finance
  • Galeri
  • Health
  • International
  • Investing
  • Market
  • Movie
  • News
  • Newsbeat
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pedoman Siber
  • Politics
  • Protest
  • Space
  • Stories
  • Tajuk Utama
  • Technology
  • Trending Topik
  • Women
  • World
Beritapers

© 2025 - 2026 Beritapers.com - All Rights Reserved

Navigate Site

  • Blog
  • Checkout
  • Disclaimer
  • Elementor
  • Home
  • Home – العربية
  • Home 7
  • Indeks Berita
  • Keranjang
  • Kode Etik
  • Kode Etik Perilaku
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Sitemap_news
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Terms of Service

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Redaksi
  • Kode Etik Perilaku
  • Kode Etik
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

© 2025 - 2026 Beritapers.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?