BERITAPERS || Sinjai — Suasana religius dan penuh kebersamaan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar keluarga besar SDN 162 Dumme, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda tahunan sekolah. Peringatan Maulid menjadi ruang bagi guru, siswa, orang tua, dan masyarakat untuk kembali mengenang perjuangan serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya mantan Kepala Dinas Pendidikan, Drs. H. Syamsuddin Umar, M.M., bersama unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, para guru, orang tua siswa, KKN 79 UIN Alauddin Makassar serta keluarga besar SDN 162 Dumme.
Kepala SDN 162 Dumme, Andi Kaya Hidayanti, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat terlaksana dengan baik.
Bagi pihak sekolah, momentum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter peserta didik. Pendidikan, menurut pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, tidak cukup hanya membentuk siswa yang unggul secara akademik, tetapi juga harus melahirkan generasi yang memiliki akhlak dan perilaku terpuji.
Dalam tausiyahnya, Drs. H. Syamsuddin Umar, M.M., mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan. Ia secara khusus menekankan pentingnya menanamkan kejujuran, sifat dermawan, serta sikap tidak menyimpan dendam terhadap sesama.
“Marilah kita meneladani akhlak Baginda Muhammad SAW, terutama sikap jujur, dermawan, dan tidak pendendam. Nilai-nilai tersebut sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Ia juga mengajak keluarga besar SDN 162 Dumme untuk memperbanyak salawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai salah satu bentuk kecintaan kepada Rasulullah sekaligus upaya mendekatkan diri kepada ajaran yang beliau wariskan.
Pesan tersebut menjadi semakin relevan dalam lingkungan pendidikan. Sekolah tidak hanya menjadi tempat bagi anak-anak memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang untuk membangun karakter, membentuk kebiasaan baik, dan menanamkan nilai moral sejak dini.
Dalam kesempatan itu, Syamsuddin juga memberikan apresiasi kepada para orang tua siswa. Menurutnya, keterlibatan keluarga memiliki peran penting dalam menunjang keberhasilan pendidikan anak. Pembentukan karakter tidak dapat hanya dibebankan kepada sekolah, tetapi membutuhkan kesinambungan antara pendidikan di lingkungan sekolah dan keluarga.
Peringatan Maulid Nabi di SDN 162 Dumme pun diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Lebih jauh, momentum tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan peserta didik sekaligus memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan.
Melalui semangat Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, keluarga besar SDN 162 Dumme berupaya menumbuhkan generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga berkarakter, berakhlak mulia, dan mampu menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.










