BERITAPERS || PAO, PINRANG – Pengurus Masjid Nurul Falah Pao bersama Majelis Taklim menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat nilai-nilai keislaman, meningkatkan keimanan, serta menanamkan keteladanan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 13.00 WITA atau setelah salat Zuhur, bertempat di Masjid Nurul Falah Pao, Kecamatan Mattiro Bulu Kabupaten Pinrang. Peringatan Maulid kali ini menghadirkan Ustaz Hudri Mattaliu sebagai penceramah.
Kegiatan mengusung tema “Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW Kita Wujudkan Generasi yang Religius, Berakhlak Mulia dan Berdaya Saing.” Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya menjadikan akhlak Rasulullah sebagai pedoman dalam membangun karakter masyarakat yang religius, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial.
Sejumlah undangan yang hadir di antaranya Kasi Pemerintahan A. Rahmat Suddini yang mewakili Camat Mattiro Bulu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pinrang Drs Mustari , MA, Koramil Mattiro Bulu Kapten Cba Najamuddin, Polsek Mattiro Bulu AKP Irwan Kurniawan, serta Kantor Urusan Agama (KUA) ,Kapus Mattiro Bulu dr Tulada, SKM, Lurah Padaidi Andi Azis,SE, Kades Amassangan Hasan Basry, Para pegawai Syara’, Majelis Taklim, dan warga.
Dalam kesempatan tersebut, Kasi Pemerintahan A. Rahmat Suddini menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi menjadi momentum penting untuk memperkuat ukhuwah dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi kesempatan bagi kita semua untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai kejujuran, kepedulian, persaudaraan, dan pelayanan kepada masyarakat harus terus kita wujudkan bersama,” ujar A. Rahmat Suddini.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kerukunan serta meningkatkan partisipasi dalam mendukung berbagai program pembangunan dan pelayanan pemerintahan di wilayah Kecamatan Mattiro Bulu.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga menjadi sarana memperdalam pemahaman tentang ajaran Islam dan mengamalkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, semangat kebersamaan antara unsur pemerintah, tenaga kesehatan, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan terus terpelihara dalam mewujudkan lingkungan yang harmonis, religius, serta berakhlak mulia. (MLP)










