Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Ditintelkam Polda Sulsel dan Densus 88 atas inisiatif membentuk YRMM yang kini menjadi ruang produktif dan damai bagi para mantan pelaku radikalisme.
Acara dilanjutkan dengan sesi pembekalan kepada para eks napiter, meliputi:
Penguatan Moderasi Beragama oleh Dr. H. Ali Yafid (Kemenag Sulsel)
Wawasan Kebangsaan dan Nasionalisme oleh A. Winarno Eka Putri (Kesbangpol Sulsel)
Edukasi Kewirausahaan dan UMKM oleh Bahtiar Baso (Kemenkop UKM)
Dengan dihadiri sekitar 150 peserta yang sebagian besar merupakan eks napiter dan keluarga mereka, kegiatan ini berlangsung aman, lancar, dan penuh kehangatan hingga ditutup pada pukul 14.45 Wita.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa jalan deradikalisasi dan reintegrasi sosial bisa diwujudkan melalui kolaborasi antar-lembaga dan pendekatan berbasis kemanusiaan serta pemberdayaan ekonomi.(*)










