BERITAPERS || PINRANG – Jumat, 19 Juni 2026. Anggota DPRD Kabupaten Pinrang dari fraksi Nasdem, Andry Muliadi, S.Sos, menggelar kegiatan reses bersama masyarakat di Kelurahan Lanrisang, Kecamatan Lanrisang. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi, keluhan, serta usulan pembangunan yang diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana dialogis dan dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pinrang H.Andi Pawelloi Nawir, S.Sos.,M.Si, Camat Lanrisang, Danramil Lanrisang, Kapolsubsektor Lanrisang, Lurah Lanrisang, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, serta sejumlah warga dari berbagai lingkungan di wilayah tersebut.
Dalam sesi tanya jawab, salah satu isu yang paling banyak disampaikan masyarakat adalah terkait data desil yang menjadi dasar penentuan penerima berbagai program bantuan sosial pemerintah. Sejumlah warga mempertanyakan mekanisme pendataan dan klasifikasi desil karena masih ditemukan masyarakat yang dinilai layak menerima bantuan namun belum terakomodasi dalam data penerima.
Menanggapi hal tersebut, Andry Muliadi menegaskan bahwa aspirasi masyarakat terkait data desil akan menjadi perhatian serius dan akan dikoordinasikan dengan instansi terkait agar proses pendataan dapat berjalan lebih akurat dan tepat sasaran.
“Reses ini merupakan kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat. Persoalan data desil dan bantuan sosial menjadi salah satu perhatian utama karena menyangkut hak masyarakat yang membutuhkan. Kami akan mengawal dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar data yang digunakan benar-benar valid dan sesuai kondisi di lapangan,” ujar Andry Muliadi.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pinrang, Andi Pawelloi Nawir, memberikan penjelasan mengenai sistem pendataan sosial yang saat ini digunakan pemerintah. Ia menjelaskan bahwa data desil merupakan bagian dari basis data kesejahteraan yang digunakan untuk menentukan sasaran berbagai program bantuan sosial.
Menurutnya, masyarakat yang merasa terdapat ketidaksesuaian data dapat mengusulkan pembaruan melalui pemerintah kelurahan maupun desa agar dapat diverifikasi dan diusulkan dalam proses pemutakhiran data.
“Kami terus berupaya melakukan pembaruan data secara berkala. Partisipasi aktif masyarakat sangat penting agar data yang dimiliki pemerintah benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan,” jelas Andi Pawelloi.
Selain membahas persoalan bantuan sosial, warga juga menyampaikan sejumlah usulan terkait pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta kebutuhan lainnya yang dianggap penting bagi kemajuan Kecamatan Lanrisang.
Kegiatan reses tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara masyarakat, pemerintah daerah, dan legislatif dalam merumuskan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan hadirnya berbagai unsur pemerintah dan aparat kewilayahan, berbagai persoalan yang disampaikan warga dapat langsung memperoleh penjelasan serta tindak lanjut sesuai kewenangan masing-masing pihak. (MLP)






















Discussion about this post