Ketika lentera menyala bukan berarti tidak ada risiko; paling tidak risiko tertiup angin dan padam. Risiko terberat yang dirasakan seseorang ketika memberi pertolongan bagi orang lain, bukanlah
semata-mata akibatnya harta yang berkurang atau tenaga dan waktu yang tersita, melainkan mempertaruhkan harga diri dan gengsi. Menyalakan lentera kehidupan berarti rela turun dengan rendah hati untuk sama-sama sederajat dengan orang yang ditolong untuk kemudian secara bersama-sama membawanya terbang tinggi.
Hambatan utama dalam menyalakan lentera kehidupan justru datang dari dalam diri sendiri yang tidak mau keluar (in side out) memperhatikan dan menolong orang lain. Lyndon pernah menyatakan bahwa orang yang menaklukkan orang lain adalah orang kuat, sedangkan orang yang menaklukkan dirinya sendiri adalah orang yang berkekuatan dahsyat.
Berbicara mengenai risiko, akan sendi-sendi kehidupan kita yang berjalan tanpa risiko. Tertawa berarti mengambil risiko kelihatan tolol. Menangis berarti mengambil risiko kelihatan sentimental. Mengulurkan tangan kepada orang lain berarti mengambil risiko terlibat. Menunjukkan perasaan berarti mengambil risiko menunjukkan diri sejati kita. Memberitahukan ide-ide dan impian-impian kita di depan banyak orang berarti mengambil risiko kalah. Mengasihi berarti mengambil risiko tidak dikasihi. Hidup berarti mengambil risiko mati. Berharap berarti mengambil risiko putus asa. Mencoba berarti mengambil risiko gagal.
Keberanian mengambil risiko moderat untuk memberikan yang terbaik bagi orang lain, perusahaan, dan masyarakat merupakan awal yang baik untuk memulai hidup baru dengan menyalakan lentera kehidupan. Tidak dapat dipungkiri, begitu komitmen ini mulai dibangun, maka pada saat yang bersamaan pula rasa takut mulai datang untuk menghambat laju komitmen tersebut. Berani berarti melawan rasa takut, menguasai rasa takut. Bukannya tidak merasa takut. Lebih baik mengambil risiko sekarang daripada selalu hidup dalam ketakutan.
Kehidupan yang paling menyedihkan adalah ketidakberanian mengambil risiko sekecil apa pun (safety player). Orang yang tidak mau mengambil risiko berarti dia tidak dapat meraih apa pun, tidak
memiliki apa pun, tidak merasakan apa pun dan akhirnya tidak menjadi siapa-siapa. Nyalakanlah lentera kehidupanmu dengan risiko apa pun, besok mungkin sudah terlambat dan padam. (AWR)





















Discussion about this post