BERITAPERS || Parepare, 3 Maret 2026 — RSUD Andi Makkasau menerima kunjungan Tim Asesor dari LAM-PTKes bersama Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Makassar (FK UNM) pada Selasa (3/3/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian proses akreditasi Program Studi Kedokteran FK UNM yang tengah berlangsung.
Kegiatan visitasi dilaksanakan di lingkungan rumah sakit sebagai salah satu wahana pendidikan klinik yang menjadi mitra strategis FK UNM. Dalam agenda tersebut, tim asesor melakukan peninjauan menyeluruh terhadap fasilitas pelayanan medis, sarana dan prasarana penunjang pendidikan, sistem manajemen rumah sakit, serta implementasi standar mutu dan keselamatan pasien yang terintegrasi dengan proses pembelajaran klinik mahasiswa.
Sebagai rumah sakit rujukan di Kota Parepare dan sekitarnya, RSUD Andi Makkasau dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan pendidikan profesi dokter, khususnya pada tahap kepaniteraan klinik. Para asesor melakukan observasi langsung terhadap instalasi gawat darurat, ruang rawat inap, poliklinik spesialis, ruang operasi, hingga fasilitas penunjang diagnostik seperti laboratorium dan radiologi. Selain itu, dilakukan pula sesi diskusi bersama manajemen rumah sakit, dokter pembimbing klinik, serta perwakilan mahasiswa untuk memastikan kesesuaian pelaksanaan pendidikan dengan standar akreditasi nasional.
Direktur RSUD Andi Makkasau, dr. Hj. Renny Anggraeny Sari, MARS., FISQUA,. MQM, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan kedokteran, khususnya di Sulawesi Selatan. Menurutnya, kolaborasi antara institusi pelayanan kesehatan dan institusi pendidikan tinggi merupakan fondasi utama dalam mencetak tenaga medis yang profesional dan berdaya saing.
“RSUD Andi Makkasau siap memberikan dukungan optimal sebagai wahana pendidikan klinik, dengan tetap mengedepankan mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Kami percaya bahwa sinergi yang kuat antara rumah sakit dan fakultas kedokteran akan menghasilkan dokter-dokter yang kompeten, berintegritas, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Dekan FK UNM dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan keterbukaan pihak rumah sakit selama proses visitasi berlangsung. Ia menegaskan bahwa keberadaan rumah sakit jejaring yang memenuhi standar pendidikan klinik menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian akreditasi program studi kedokteran.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi bagian dari proses penilaian administratif dan akademik, tetapi juga menjadi momentum evaluasi bersama untuk memperkuat sistem tata kelola pendidikan klinik. Aspek yang menjadi perhatian meliputi ketersediaan kasus yang memadai untuk pembelajaran, kompetensi dokter pembimbing, sistem supervisi mahasiswa, serta penerapan standar keselamatan pasien sesuai regulasi yang berlaku.
Melalui proses akreditasi oleh LAM-PTKes ini, diharapkan Program Studi Kedokteran FK UNM mampu meraih hasil yang optimal serta terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan. Peningkatan mutu tersebut diharapkan berdampak langsung pada kualitas lulusan, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sektor kesehatan, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan dan Indonesia secara umum.
Dengan adanya sinergi yang berkelanjutan antara RSUD Andi Makkasau dan FK UNM, diharapkan kolaborasi pendidikan dan pelayanan kesehatan dapat terus berkembang, sejalan dengan tuntutan standar nasional maupun global dalam dunia pendidikan kedokteran. (MLP)









