BERITAPERS || PAREPARE – Sekolah Islam Terpadu (SIT) Andalusia Parepare mengawali Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah yang berlangsung penuh kehangatan, edukatif, dan sarat dengan nilai-nilai keislaman. Sebanyak 137 peserta didik baru dari jenjang TKIT, SDIT, dan SMP IT resmi disambut sebagai bagian dari keluarga besar SIT Andalusia melalui rangkaian kegiatan yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar pertama yang menyenangkan, aman, serta berorientasi pada pembentukan karakter.
Mengusung tema “Sekolahku Rumahku, Tumbuh Ceria, Berakhlak Mulia, untuk Meraih Ridha Allah”, kegiatan pembukaan MPLS dilaksanakan pada Senin (13/7/2026) di Kampus SIT Andalusia, Jalan Atletik, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare. Sejak pukul 07.30 WITA, suasana sekolah dipenuhi semangat, senyum, dan antusiasme para peserta didik baru yang datang didampingi orang tua mereka.
Penyambutan dilakukan secara istimewa dengan menghadirkan nuansa budaya lokal melalui penampilan Tari Padduppa sebagai simbol penghormatan kepada tamu, dipadukan dengan atraksi drumband yang semakin memeriahkan suasana. Para guru, tenaga kependidikan, serta siswa kelas atas berdiri berjajar di sepanjang gerbang sekolah untuk memberikan sambutan hangat kepada para peserta didik baru, menciptakan kesan pertama yang penuh kekeluargaan.
Momentum tersebut menjadi gambaran nyata komitmen SIT Andalusia dalam menghadirkan lingkungan pendidikan yang ramah anak, inklusif, dan menumbuhkan rasa aman sejak hari pertama peserta didik memasuki lingkungan sekolah.
Ketua Yayasan SIT Andalusia Parepare, H. Abd. Rahman Saleh, didampingi Sekretaris Yayasan Muhammad Zulkarnaim, turut hadir menyambut langsung kedatangan para siswa bersama orang tua mereka. Kehadiran pimpinan yayasan menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan terhadap proses adaptasi peserta didik baru agar merasa menjadi bagian dari keluarga besar SIT Andalusia.
Pada tahun ajaran baru ini, SIT Andalusia menerima 137 peserta didik baru, yang terdiri atas 35 siswa TKIT, 74 siswa SDIT, dan 28 siswa SMP IT. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap SIT Andalusia sebagai lembaga pendidikan Islam terpadu yang mengedepankan keseimbangan antara prestasi akademik, pembinaan karakter, dan penguatan nilai-nilai spiritual.
Prosesi dilanjutkan dengan upacara pembukaan MPLS yang diikuti seluruh civitas akademika bersama para orang tua. Dalam sambutannya, H. Abd. Rahman Saleh mengajak seluruh peserta didik baru untuk menjadikan hari pertama sekolah sebagai langkah awal membangun masa depan yang gemilang.
“Kami sangat bangga menyambut kehadiran ananda sekalian. Hari ini bukan sekadar hari pertama masuk sekolah, tetapi menjadi awal perjalanan untuk mengenal lingkungan baru, belajar bersama guru-guru hebat, menemukan sahabat-sahabat baru, membangun karakter, serta menyiapkan diri meraih cita-cita dengan selalu mengharap ridha Allah SWT,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pendidikan di SIT Andalusia tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga berfokus pada pembentukan pribadi yang berakhlak mulia, mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
Menurutnya, sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan generasi yang mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai insan yang beriman dan bertakwa.
“Kami ingin seluruh peserta didik merasa bahwa sekolah adalah rumah kedua yang menghadirkan rasa aman, nyaman, dan menyenangkan. Di sinilah mereka akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, mencintai Al-Qur’an, menghormati orang tua dan guru, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,” tambahnya.
Setelah pembukaan, peserta didik diperkenalkan kepada seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang di lingkungan SIT Andalusia dikenal dengan sebutan Ayahanda dan Ibunda. Sapaan tersebut menjadi bagian dari budaya sekolah yang bertujuan membangun kedekatan emosional antara guru dan peserta didik sehingga tercipta suasana belajar yang hangat, humanis, dan penuh kasih sayang.
Dalam sesi pengenalan, para siswa juga diperkenalkan dengan visi, misi, tata tertib sekolah, budaya belajar, berbagai fasilitas pendidikan, hingga program-program unggulan yang menjadi ciri khas SIT Andalusia.
Selain penguatan akademik dan pembinaan karakter Islami, sekolah juga menawarkan beragam kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah pengembangan minat dan bakat peserta didik. Di antaranya tahfiz Al-Qur’an, karate, futsal, panahan, renang, taekwondo, tari, dan pramuka. Berbagai kegiatan tersebut diharapkan mampu membentuk peserta didik yang sehat, kreatif, berprestasi, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan kemampuan bekerja sama.
H. Abd. Rahman Saleh menegaskan bahwa pelaksanaan MPLS tahun ini sepenuhnya mengacu pada konsep MPLS Ramah sebagaimana menjadi kebijakan pemerintah, yaitu kegiatan pengenalan lingkungan sekolah yang dilaksanakan secara edukatif, tanpa unsur perpeloncoan, menghargai hak-hak anak, ramah lingkungan, serta tidak membebani orang tua dengan pungutan atau biaya yang tidak semestinya.
Selama pelaksanaan MPLS, peserta didik juga mendapatkan pembekalan mengenai etika pergaulan, budaya disiplin, sopan santun, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah, penggunaan media sosial secara bijak, hingga penguatan nilai-nilai toleransi dan kepedulian sosial sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan kami, melalui MPLS ini peserta didik mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah secara menyenangkan, tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter positif, berakhlak mulia, mampu berinteraksi dengan baik, serta kelak menjadi bagian dari Generasi Anak Indonesia Hebat yang memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” tutupnya.
Seluruh rangkaian pembukaan MPLS berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme. Wajah-wajah ceria para peserta didik yang mulai mengenal lingkungan sekolah, guru, dan teman-teman baru menjadi gambaran optimisme menyongsong tahun ajaran baru.
Melalui pelaksanaan MPLS Ramah yang mengedepankan pendekatan kekeluargaan, budaya lokal, dan nilai-nilai keislaman, SIT Andalusia Parepare kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak generasi berprestasi secara akademik, tetapi juga melahirkan insan berakhlak mulia, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan berlandaskan iman, ilmu, dan karakter. (MLP)










