BeritaPers. Gowa – Jumat Sore 16 Mei 2025, langit mulai jingga dan angin berhembus pelan di pelataran kampus. Tapi alih-alih bersantai atau sibuk scroll TikTok, sekelompok mahasiswa justru terlihat berkumpul sambil… speaking English! Ya, kamu nggak salah dengar. Mereka bukan bule, bukan juga peserta lomba, tapi mahasiswa lokal yang sedang ikut kegiatan rutin English Speaking Club di sore hari.
Kegiatan yang digagas oleh komunitas mahasiswa pecinta bahasa ini berlangsung setiap minggu di pelataran kampus. Suasananya santai, gelak tawa. Tapi jangan salah, percakapan yang mereka lontarkan semuanya dalam Bahasa Inggris, dari topik ringan seperti film sampai debat hangat soal masa depan dunia dan keterampilan yang masing masing dimiliki.
“Sore itu waktu paling nyaman buat belajar tanpa tekanan,” Yahya, mahasiswa semester 6 yang sudah ikut sejak awal. “Kami pengen bahasa Inggris jadi kebiasaan, bukan kewajiban.”
tak ada guru atau dosen yang mengawasi. Semua berjalan secara mandiri dan dengan sistem saling mengoreksi secara santai. Bahkan, mahasiswa baru pun merasa nyaman untuk ikut bergabung karena suasananya yang non-formal dan penuh semangat.
Kegiatan ini berhasil membuktikan bahwa belajar tak harus selalu di ruang kelas atau dengan buku tebal. Kadang, cukup dengan kopi hangat, suasana sore, dan keberanian untuk mencoba.
Kalau kamu lihat sekelompok mahasiswa ngobrol pakai Bahasa Inggris sambil ketawa-tawa di bawah profil kampus sore-sore, jangan kaget. Bisa jadi mereka sedang menjalani ritual “aneh” yang ternyata sangat berguna ini.
Laporan : Angkilang





















Discussion about this post