BeritaPers. Makassar || Suasana khidmat menyelimuti Ballroom Swiss-Belhotel Makassar pada Sabtu, 11 April 2026. Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) YAPMI Makassar resmi mengukuhkan lulusan baru dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-XXIII. Acara yang dimulai pukul 09.00 WITA ini menandai keberhasilan 72 wisudawan reguler serta puluhan mahasiswa program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang kini resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen (S.M).
Ketua Panitia Pelaksana, Ibu Rukmana, dalam laporan kegiatannya menyampaikan bahwa wisuda tahun ini merupakan buah dari kerja keras kolektif. Beliau menekankan bahwa seluruh proses akademik telah dijalankan dengan standar penjaminan mutu yang ketat. “Kami bangga melepas para lulusan yang tidak hanya unggul secara kognitif, tetapi juga siap beradaptasi dengan dinamika industri. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan rangkaian acara sejak persiapan hingga hari ini,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Senat STIMI YAPMI Makassar, Prof. Dr. H. Akmal Umar, membuka sidang dengan pesan inspiratif. Beliau menegaskan bahwa gelar sarjana bukanlah akhir, melainkan gerbang awal pengabdian di masyarakat. Prof. Akmal menyoroti pentingnya menjaga integritas alumni di tengah disrupsi teknologi. Menurutnya, lulusan STIMI YAPMI harus menjadi solusi bagi permasalahan ekonomi bangsa dengan bekal keilmuan manajemen yang mumpuni dan beretika.
Ketua STIMI YAPMI Makassar, Dr. Ibrahim Syah, SE., MM, dalam sambutannya memberikan apresiasi mendalam kepada para orang tua wisudawan. Beliau menyampaikan bahwa kampus terus bertransformasi untuk mencetak sumber daya manusia yang kompetitif di level nasional. “Hari ini kita melihat bukti nyata dari dedikasi mahasiswa. Gelar S.M yang saudara sandang adalah tanggung jawab besar untuk memajukan sektor manajemen dan kewirausahaan di Indonesia,” tegas Dr. Ibrahim.
Acara ini semakin berbobot dengan kehadiran Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr. Andi Lukman, M.Si, yang memberikan dukungan moral serta motivasi bagi institusi untuk terus meningkatkan kualitas akreditasi. Selain itu, hadir pula Bupati Parigi Moutong, Bapak H. Erwin Burase, S.kom, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Parimo, sebagai bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam pengembangan potensi sumber daya manusia.

Salah satu momen krusial dalam prosesi ini adalah Orasi Praktisi yang disampaikan oleh Bapak Zulfinasran, S.STP., M.AP (Sekda Parimo). Dalam orasinya, beliau memaparkan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan praktisi pemerintahan. Ia menekankan bahwa teori manajemen yang didapatkan di bangku kuliah harus diimplementasikan secara taktis dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah untuk menciptakan efisiensi pelayanan publik yang transparan.
Prestasi akademik mahasiswa juga mendapat panggung khusus dengan pengumuman wisudawan terbaik. Nama Putri Rahmadani asal Kabupaten Gowa program studi Manajemen, konsentrasi Manajemen Keuangan IPK 3,92 berhasil meraih predikat Terbaik I, diikuti oleh St. Nurhuzaefah asal kota Makassar Program studi Manajemen konsentrasi Manajemen keuangan sebagai Terbaik II dengan IPK 3,89, dan Ristantri Putri asal Kota Makassar program studi manajemen konsentrasi manajemen keuangan sebagai Terbaik III dengan IPK 3,87. Ketiganya diapresiasi atas indeks prestasi dan keaktifan yang luar biasa selama masa studi, menjadi representasi dari kualitas pendidikan yang konsisten dijalankan oleh STIMI YAPMI Makassar.
Tak sekadar seremoni kelulusan, perhelatan ini dirangkaikan dengan peluncuran (launching) buku berjudul “Sinergi Bumdes dan Koperasi Merah Putih (Lokomotif Perekonomian Desa)”. Karya literasi ini merupakan hasil kolaborasi pemikiran Dr. Ibrahim Syah, SE., MM dan Dr. Muh Anwar. HM. Buku ini diharapkan menjadi referensi strategis bagi pengelola desa dan penggerak ekonomi kerakyatan dalam mengoptimalkan potensi lokal melalui wadah koperasi dan badan usaha milik desa.
Sehari sebelumnya, yakni pada Jumat, 10 April 2026, telah dilaksanakan kegiatan Ramah Tamah di lokasi yang sama. Acara tersebut menjadi ruang silaturahmi yang hangat antara pimpinan kampus, dosen, wisudawan, dan orang tua. Ramah Tamah ini berfungsi sebagai momen refleksi sekaligus ungkapan syukur atas perjalanan akademik yang telah ditempuh sebelum memasuki prosesi sakral wisuda di hari berikutnya.
Keberhasilan program RPL dalam wisuda kali ini juga menunjukkan fleksibilitas STIMI YAPMI dalam mengakomodasi para praktisi yang ingin menyetarakan pengalaman kerja mereka ke dalam kredit akademik. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam mendukung program long-life learning yang dicanangkan pemerintah, memberikan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat luas tanpa terbatas oleh kendala waktu dan jarak di masa lalu.
Melalui wisuda ke-XXIII ini, STIMI YAPMI Makassar kembali membuktikan eksistensinya sebagai salah satu institusi pendidikan manajemen terkemuka di Sulawesi Selatan. Dengan pelepasan 71 sarjana baru, kampus berharap kontribusi nyata para alumni dapat langsung dirasakan oleh dunia kerja, baik di sektor swasta maupun pemerintahan, dengan membawa semangat profesionalisme dan inovasi yang menjadi ciri khas almamater.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan penghargaan secara simbolis. Harapan besar ditumpukan kepada para wisudawan agar mampu menjadi lokomotif perubahan di daerah masing-masing, selaras dengan semangat buku yang baru saja diluncurkan, yakni membangun kemandirian ekonomi yang dimulai dari akar rumput demi kejayaan bangsa Indonesia.






















Discussion about this post