Beritapers.com – Kepolisian Republik Indonesia memulai pembentukan polisi penggerak ketahanan pangan di seluruh Indonesia. Program ini merupakan bagian dari upaya strategis Polri untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan sejalan dengan visi pemerintah menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.(Senin, 10/2/2025).
Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, melalui Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Sulsel dalam mendukung program ketahanan pangan dan menghadapi jelang bulan suci ramadhan dan idul Fitri tahun 2025.
Kasubdit Indag Kompol Yus Ade Elisia S.H.S.Ik, M.H pada hari ini, senin 10/2, bertempat di Toraja Room Lantai 1 Gedung A Kantor Gubernur Prov Sulsel menghadiri rapat kordinasi (rakor) inflasi daerah, yang dipimpin oleh Plt Sekjen Kemendagri, Komjen Pol Tomsi Tohir secara daring.
Dalam rakor via daring ini, selaku narasumber adalah Kepala BPS RI, Deputi Bapanas, Deputi KSP, Deputi Bulog, Satgas Pangan Mabes Polri, Staf Panglima TNI, dan Staf Datun bidang perdata dan Tata usaha.
Sementara yang hadir di ruang rapat, Pj Gubernur Provinsi Sulsel, Asisten perekonomian, Karo ekbang, yang mewakili Pangdam, Staf datung mewakili Kejati, Kadin Sulsel, mewakili pimp Bulog, Kepala dinas jajaran provinsi Sulsel dan staf terkait.
Dalam daring menjelaskan bahwa inflasi bulan februari 2025, berada di persentase 0.76 %, kemudian secara Nasional, Inflasi bulan februari 2025 prov Sulsel 0,75%.(ARF)






















Discussion about this post