BERITAPERS || PINRANG — Jumat, 2 Oktober 2026. Sorak dan tepuk tangan mengiringi langkah Raja Khiar Tsaqib saat tampil dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Kabupaten Pinrang. Membawa nama UPT SD Negeri 61 Pinrang dan Kecamatan Lanrisang, Raja berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga meraih Juara 2 Lomba Mendongeng Putra tingkat Sekolah Dasar.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar UPT SD Negeri 61 Pinrang. Bukan hanya karena sebuah gelar juara, tetapi karena pencapaian itu lahir dari keberanian seorang siswa untuk tampil, proses latihan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh, serta dukungan guru yang terus berada di belakangnya.
Raja Khiar tidak tampil seorang diri. Di balik penampilannya di atas panggung, terdapat kerja keras dan kolaborasi para guru UPT SD Negeri 61 Pinrang yang memberikan bimbingan, latihan, pendampingan, serta berbagai sentuhan kreativitas untuk mempersiapkan penampilan terbaik.
Dukungan juga datang dari Korwil Kecamatan Lanrisang, Muhtar, S.Pd.SD., M.Pd., yang terus memberikan motivasi kepada peserta didik agar berani mengembangkan potensi dan menunjukkan kemampuan dalam berbagai ajang kompetisi.
Suasana semakin meriah ketika para guru yang tergabung dalam “tim hore” Kecamatan Lanrisang memberikan dukungan langsung saat Raja tampil. Tepuk tangan dan sorakan penyemangat terdengar mengiringi penampilannya.
Bagi para guru, dukungan tersebut bukan sekadar bentuk kemeriahan. Kehadiran mereka menjadi bagian dari perjuangan bersama untuk memberikan kepercayaan diri kepada peserta didik yang sedang berjuang membawa nama sekolah.
Sebab, di balik seorang anak yang berdiri di atas panggung, ada proses panjang yang tidak selalu terlihat. Ada guru yang melatih, ada yang memberikan motivasi, ada yang mendampingi dalam persiapan, dan ada yang terus meyakinkan bahwa keberanian untuk tampil merupakan bagian penting dari sebuah proses menuju prestasi.
Kepala UPT SD Negeri 61 Pinrang, Andi Haslinda, S.Pd.SD., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi yang diraih Raja Khiar Tsaqib.
Ia berharap pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi Raja untuk terus berkembang sekaligus menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya agar tidak takut mencoba dan berani menunjukkan kemampuan.
“Semoga prestasi ini menjadi langkah awal untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi. Ke depan, kolaborasi para guru harus semakin solid, semakin kreatif, dan semakin luar biasa dalam mendampingi anak-anak hebat kita,” harapnya.
Prestasi Raja Khiar Tsaqib sekaligus memperlihatkan pentingnya ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan keberanian, kreativitas, serta kecintaan terhadap bahasa dan budaya daerah.
Bagi UPT SD Negeri 61 Pinrang, capaian tersebut bukan sekadar tentang posisi Juara 2. Lebih dari itu, prestasi ini menjadi bukti bahwa setiap anak memiliki potensi untuk bersinar ketika diberikan kesempatan, bimbingan, dan dukungan yang tepat.
Hari itu, Raja Khiar membawa pulang sebuah prestasi. Namun di balik penghargaan tersebut, tersimpan cerita tentang kerja keras, kebersamaan, dan semangat para guru yang tidak berhenti memberikan dukungan.
Teruslah berani tampil, terus belajar, dan terus berkarya. Semoga langkah kecil di panggung FTBI Kabupaten Pinrang hari ini menjadi awal dari perjalanan panjang menuju prestasi-prestasi berikutnya.
Karena ketika guru bersatu, anak-anak berprestasi; ketika anak diberi ruang untuk berkembang, keberanian dapat tumbuh menjadi prestasi. (MLP)










