Bulukumba — Ambalan Habibi–Ainun Gugus Depan 09.007–09.008 Pangkalan SMK Negeri 1 Bulukumba menggelar Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah pada Sabtu, 6 Desember 2025.
Kegiatan ini terselenggara bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bulukumba sebagai upaya memperkuat kompetensi kepramukaan sekaligus menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial kepada para peserta.
Ketua Panitia, Rahmat, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan kebutuhan penting dalam pembinaan karakter dan peningkatan kecakapan anggota Pramuka Penegak.
Kegiatan ini juga mendukung pemenuhan Syarat Kecakapan Umum (SKU) sebagai bagian dari proses menuju Penegak Bantara.
“Selain untuk memenuhi SKU, pelatihan ini adalah bentuk penguatan nilai kepedulian sosial serta meningkatkan kesiapsiagaan anggota pramuka dalam menghadapi kondisi kedaruratan di masyarakat,” jelasnya.
Peserta pelatihan terdiri atas anggota Ambalan Habibi–Ainun SMK Negeri 1 Bulukumba, beberapa ambalan penegak dari pangkalan lain yang diundang untuk belajar bersama, perwakilan Unit Kegiatan Siswa se-SMK Negeri 1 Bulukumba, serta guru pembina.
Menurut Rahmat, keterlibatan lintas ambalan dan unit kegiatan menjadi langkah strategis dalam membangun kolaborasi, kebersamaan, dan peningkatan kompetensi secara menyeluruh.
Ketua Gugus Depan 09.007, Syamsul Jihad, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat menambah wawasan dan keterampilan kepramukaan peserta.
“Pelatihan ini adalah bagian penting dalam pembinaan karakter Gerakan Pramuka, terlebih karena materi penyelenggaraan jenazah juga terdapat pada salah satu poin SKU Penegak Bantara,” ujarnya.
Lebih jauh, Kak Jihad berpesan agar ilmu yang diperoleh tidak hanya berhenti pada kegiatan pelatihan.
“Saya berharap ilmu ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika di lingkungan keluarga menghadapi musibah kematian,” pesannya.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Bulukumba, H. Ince Darmawan Sonda, yang hadir sebagai pemateri, menjelaskan bahwa penyelenggaraan jenazah merupakan fardu kifayah yang penting untuk dikuasai oleh setiap muslim.
Hindarso, sapaan akrabnya, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Syukurlah kegiatan ini dilaksanakan oleh Ambalan Habibi–Ainun. Siapa lagi penerus jika bukan kalian semua,” ungkapnya.
Ia juga berpesan agar para peserta terus mengembangkan kemampuan diri dan mengabdi kepada masyarakat.
“Teruslah belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi lingkungan,” tutupnya.
RR










