Beritapers.com.Makassar- Dunia pendidikan di Sulawesi Selatan tengah bersiap menyambut era baru Pembelajaran Mendalam (PM). Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sulawesi Selatan hari ini, Minggu (6/7/2025), secara resmi membuka Training of Trainer (ToT) calon pengajar pelatihan PM bagi kepala sekolah dan guru. Kegiatan ambisius ini diharapkan mampu merevolusi metode pengajaran di kelas dan satuan pendidikan.
Bertempat di Hotel Grand Imawan Makassar, pelatihan intensif ini akan berlangsung selama enam hari penuh, mulai tanggal 6 hingga 11 Juli 2025. Para peserta yang terlibat merupakan garda terdepan pendidikan, terdiri dari perwakilan BPPMPV KPTK, BBGP, BBPMP, Kepala Sekolah, Pengawas, serta Dinas Pendidikan dari berbagai Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan. Keberagaman latar belakang peserta menunjukkan upaya komprehensif untuk menyebarkan pemahaman Pembelajaran Mendalam ke seluruh ekosistem pendidikan.
Rizaputra, ST., M.Ak., selaku Perencana Ahli Muda BBGTK Sulawesi Selatan, menjelaskan detail pelaksanaan kegiatan. “Para peserta dibagi ke dalam beberapa kelas, masing-masing dipandu oleh fasilitator dan pengajar berpengalaman,” terang Rizaputra.
Selama pelatihan, ia menambahkan, peserta akan mendapatkan berbagai materi teori, praktik langsung, dan sesi diskusi reflektif. Metode ini dirancang untuk menguatkan pemahaman konsep Pembelajaran Mendalam dan bagaimana penerapannya secara efektif di lingkungan kelas.
Rizaputra menekankan sebuah harapan besar bagi para calon pengajar ini. “Pelatihan ini bukan hanya sebagai penyampai modul, melainkan sebagai fasilitator perubahan pola pikir dan praktik mengajar,” tegasnya. Ini mengindikasikan bahwa BBGTK Sulsel tidak hanya ingin menghasilkan instruktur, melainkan agen perubahan yang mampu menginspirasi transformasi pendidikan.
Lebih lanjut, BBGTK Sulsel juga berharap para pengajar Pembelajaran Mendalam yang telah lulus ToT ini mampu menyampaikan materi secara kontekstual dan reflektif di kemudian hari. Mereka diharapkan tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menjadi inspirator dan motivator bagi guru-guru peserta pelatihan lainnya. Dengan demikian, akan tercipta komunitas belajar yang kuat dan budaya reflektif yang mengakar di lingkungan kerja masing-masing, khususnya di satuan pendidikan.
Pembelajaran Mendalam sendiri merupakan pendekatan yang berfokus pada pemahaman konsep secara mendalam, bukan sekadar hafalan, serta mendorong pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa. Dengan melatih para pengajar inti ini, BBGTK Sulsel optimis akan terjadi peningkatan signifikan dalam kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.
Laporan Rafi




















Discussion about this post