BERITAPERS || LANRISANG, PINRANG – TK Negeri Pembina Lanrisang melaksanakan kegiatan upacara bendera rutin pada Senin, 11 Mei 2026, di halaman sekolah dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penanaman nilai-nilai nasionalisme sejak usia dini.
Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala TK Negeri Pembina Lanrisang, Muhlisah, S.Pd.,AUD, menyampaikan amanat yang sarat pesan moral dan pendidikan karakter kepada seluruh peserta upacara. Dalam suasana penuh kekeluargaan, Muhlisah mengajak anak-anak untuk membiasakan diri hidup disiplin, menghormati guru dan orang tua, serta menanamkan rasa cinta tanah air sejak usia dini.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila, serta menyanyikan lagu-lagu nasional yang diikuti dengan penuh semangat oleh para siswa. Para guru turut memberikan pendampingan agar anak-anak dapat mengikuti jalannya upacara dengan baik dan tetap merasa nyaman selama kegiatan berlangsung.
Dalam amanatnya, Muhlisah menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial kepada anak-anak.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang harus dibentuk sejak dini dengan kebiasaan-kebiasaan baik. Melalui upacara bendera ini, kami ingin melatih anak-anak agar terbiasa disiplin, tertib, berani tampil, serta menghargai simbol negara dan jasa para pahlawan,” ujar Muhlisah.
Ia juga mengingatkan para siswa untuk selalu rajin belajar, mendengarkan arahan guru, dan menjaga sikap sopan santun baik di sekolah maupun di rumah. Menurutnya, pendidikan karakter harus dimulai dari hal-hal sederhana seperti mengucapkan salam, menjaga kebersihan, berbicara dengan santun, serta saling menghormati sesama teman.
“Sekolah bukan hanya tempat belajar membaca dan berhitung, tetapi juga tempat membentuk sikap dan akhlak yang baik. Anak-anak harus dibiasakan berkata jujur, saling membantu, dan memiliki rasa peduli terhadap lingkungan sekitar,” tambahnya.
Dalam amanatnya, Muhlisah juga mengajak seluruh guru untuk terus menjadi teladan bagi peserta didik dalam bersikap dan berperilaku. Ia menilai bahwa anak-anak usia dini cenderung meniru apa yang mereka lihat dan dengar dari lingkungan sekitar, sehingga peran guru dan orang tua sangat penting dalam memberikan contoh positif.
Selain itu, ia mengapresiasi dukungan para orang tua yang terus bersinergi dengan pihak sekolah dalam mendukung tumbuh kembang anak. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak dapat dicapai tanpa adanya kerja sama yang baik antara sekolah dan keluarga.
Pelaksanaan upacara berlangsung dengan suasana penuh keceriaan khas anak-anak, namun tetap tertib dan terarah. Para murid tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan hingga upacara selesai. Momentum tersebut sekaligus menjadi media pembelajaran untuk melatih keberanian, kedisiplinan, serta kemampuan bersosialisasi anak di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan rutin seperti ini, TK Negeri Pembina Lanrisang terus menunjukkan komitmennya dalam membangun pendidikan karakter yang positif, sejalan dengan upaya menciptakan generasi penerus bangsa yang berintegritas, mandiri, berakhlak mulia, dan cinta tanah air sejak usia dini. (MLP)










