Beritapers.com.Makassar-Polrestabes Makassar mengamankan tujuh pelaku tawuran geng motor yang melibatkan sekitar 200 orang di Lapangan Inspeksi PAM, Kelurahan Tallo Baru, Kecamatan Panakkukang, Sabtu (9/5/2026). Mayoritas pelaku tawuran diketahui masih berstatus pelajar.
Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Wahiduddin, mengatakan tujuh orang yang diamankan merupakan bagian dari geng motor bernama “Terobos”.
“Kelompok yang kami amankan ada yang masuk ke geng Terobos. Untuk lawannya belum kami dapat karena mereka belum mengaku,” ujar Wahiduddin saat rilis di Mapolrestabes Makassar, Sabtu (9/5/2026).
Menurut Wahiduddin, tawuran tersebut dipicu aksi saling tantang melalui media sosial sebelum akhirnya kedua kelompok sepakat bertemu di lokasi kejadian.
“Menurut informasi di TKP, mereka janjian melalui Medsos. Tawuran sempat terjadi, namun kami bergerak cepat bersama Tim Trisula sehingga tawuran lebih luas bisa dicegah,” katanya.
Dari tujuh pelaku yang diamankan, enam di antaranya merupakan pelajar, sementara satu lainnya berstatus karyawan swasta.
Polisi juga mengamankan satu pelaku dari lokasi berbeda di wilayah Rappocini. Beberapa pelaku lainnya diketahui berasal dari Kabupaten Gowa.
Dalam penyisiran di lokasi tawuran, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu bom molotov, tiga ketapel, empat anak panah busur, dua badik, tiga parang panjang, satu samurai, satu magasin airsoft gun, serta 22 unit sepeda motor.
Wahiduddin menegaskan barang bukti tersebut bukan disita langsung dari tangan pelaku, melainkan ditemukan berserakan di lokasi kejadian saat para pelaku melarikan diri.
“Kami tidak mengamankan barang bukti dari tangan pelaku namun barang bukti yang diamankan adalah barang bukti yang dibuang pelaku di TKP saat polisi datang,” jelasnya.
Dari 22 sepeda motor yang diamankan, baru tiga unit yang diakui milik pelaku yang telah ditangkap. Polisi menduga sisanya milik pelaku lain yang berhasil kabur.
“Banyak motor ditinggalkan dalam keadaan terkunci leher, bahkan ada satu yang tercebur ke kanal,” ungkapnya.
Saat ini, polisi masih memburu pelaku lain yang terlibat dalam aksi tawuran tersebut sekaligus mendalami jaringan geng motor guna mencegah kejadian serupa kembali terulang.
(,Irsan).






















Discussion about this post