Jumat, Juli 31, 2026
  • Login
Beritapers
Beritapers
No Result
View All Result
Beritapers
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
  • Privacy Policy
  • Terms of Service
  • Kode Etik Perilaku
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
Home Berita Terbaru Berita Opini

Ketika Kecerdasan Buatan Masuk Ruang Kelas: Ancaman Atau Peluang Pendidikan Indonesia?

Muh. Anwar by Muh. Anwar
23 Januari 2026
in Berita Opini, Movie, Newsbeat, Stories
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ketika Kecerdasan Buatan Masuk Ruang Kelas: Ancaman Atau Peluang Pendidikan Indonesia?
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare On TelegramShare On TwitterShare On Email

BeritaPers. Opini. Dalam beberapa tahun terakhir, kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) berkembang dengan sangat pesat dan mulai merambah hampir seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk dunia pendidikan. Di Indonesia, kehadiran AI di ruang kelas menjadi isu yang semakin hangat diperbincangkan, terutama sejak banyak pelajar dan mahasiswa memanfaatkan teknologi ini untuk membantu mengerjakan tugas, mencari referensi, bahkan menyusun tulisan akademik. Fenomena ini menimbulkan beragam reaksi: sebagian pihak melihat AI sebagai ancaman terhadap kejujuran akademik, sementara yang lain menilainya sebagai peluang besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Isu ini menjadi relevan karena menyentuh kepentingan publik secara luas, khususnya orang tua, pendidik, dan pengambil kebijakan. Pendidikan adalah fondasi pembangunan bangsa, sehingga setiap perubahan besar di dalamnya harus disikapi secara kritis dan bijaksana. Pertanyaannya, apakah kehadiran AI di ruang kelas akan merusak esensi pendidikan, atau justru menjadi alat strategis untuk mencetak generasi yang lebih adaptif?

Tidak dapat dimungkiri bahwa AI telah mengubah cara peserta didik belajar. Teknologi ini mampu memberikan penjelasan instan, menyederhanakan konsep yang rumit, serta membantu menyusun kerangka berpikir secara sistematis. Dalam konteks positif, AI dapat menjadi learning assistant yang efektif, terutama bagi siswa di daerah yang kekurangan tenaga pendidik atau sumber belajar berkualitas. Dengan akses yang tepat, kesenjangan pendidikan dapat dipersempit.

Namun, di sisi lain, penggunaan AI yang tidak terkontrol berpotensi menimbulkan masalah serius. Salah satu kekhawatiran terbesar adalah menurunnya kemampuan berpikir kritis dan kreativitas peserta didik. Ketika jawaban dapat diperoleh secara instan tanpa proses analisis mendalam, maka fungsi pendidikan sebagai sarana pembentukan karakter dan nalar berisiko tereduksi. Pendidikan tidak hanya bertujuan menghasilkan jawaban yang benar, tetapi juga melatih proses berpikir yang matang dan bertanggung jawab.

RELATED POSTS

RS Regional Mulai Dibangun di Malino, Gowa Jadi Simpul Layanan Kesehatan

RS Regional Mulai Dibangun di Malino, Gowa Jadi Simpul Layanan Kesehatan

31 Juli 2026
Pastikan Kemudahan Warga, Bupati Husniah Talenrang Pantau Langsung Pelayanan Kesehatan dan Administrasi di Gowa

Pastikan Kemudahan Warga, Bupati Husniah Talenrang Pantau Langsung Pelayanan Kesehatan dan Administrasi di Gowa

29 Juli 2026
​Harumkan Nama Sekolah, Muhammad Nuril Nizam Lolos OSN IPS Wakili Pinrang ke Tingkat Provinsi

​Harumkan Nama Sekolah, Muhammad Nuril Nizam Lolos OSN IPS Wakili Pinrang ke Tingkat Provinsi

25 Juli 2026
Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Gelar Edukasi Layanan Publik dan Peduli Lingkungan Pesisir di SD Inpres Panoang

Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Gelar Edukasi Layanan Publik dan Peduli Lingkungan Pesisir di SD Inpres Panoang

25 Juli 2026

Selain itu, muncul persoalan etika akademik. Banyak pendidik mengeluhkan meningkatnya kasus plagiarisme terselubung akibat penggunaan AI. Meskipun hasil tulisan tampak orisinal, proses berpikirnya tidak sepenuhnya berasal dari peserta didik. Jika dibiarkan, hal ini dapat melemahkan nilai kejujuran yang seharusnya menjadi pilar utama pendidikan.

Namun, memandang AI semata-mata sebagai ancaman juga merupakan sikap yang kurang bijak. Sejarah menunjukkan bahwa setiap kemajuan teknologi selalu menimbulkan resistensi di awal kemunculannya. Mesin kalkulator, misalnya, pernah ditentang karena dianggap melemahkan kemampuan berhitung. Faktanya, teknologi tersebut justru membantu manusia fokus pada pemecahan masalah yang lebih kompleks. Hal yang sama dapat terjadi pada AI, asalkan penggunaannya diatur dengan jelas.

Sudut pandang yang jarang dibahas adalah peran pendidik dalam mengarahkan penggunaan AI secara edukatif. Alih-alih melarang secara total, guru dan dosen seharusnya diberi pelatihan untuk mengintegrasikan AI ke dalam metode pembelajaran. Misalnya, AI digunakan sebagai alat diskusi, pembanding argumen, atau sarana eksplorasi ide, bukan sebagai pengganti proses berpikir siswa. Dengan demikian, AI menjadi alat pendukung, bukan penentu.

Pemerintah dan institusi pendidikan juga perlu segera merumuskan pedoman etika penggunaan AI di dunia pendidikan. Aturan yang jelas akan membantu semua pihak memahami batasan antara bantuan teknologi dan pelanggaran akademik. Tanpa regulasi yang tegas, kebingungan akan terus terjadi dan berpotensi merugikan peserta didik itu sendiri.

Kehadiran kecerdasan buatan di ruang kelas adalah sebuah keniscayaan yang tidak dapat dihindari. Menolaknya secara total hanya akan membuat dunia pendidikan tertinggal dari perkembangan zaman. Namun, menerimanya tanpa kendali juga berisiko menggerus nilai-nilai dasar pendidikan.

Oleh karena itu, pendekatan yang paling tepat adalah sikap kritis dan adaptif. AI harus diposisikan sebagai alat bantu pembelajaran yang memperkuat proses berpikir, bukan menggantikannya. Pendidik perlu dibekali kompetensi digital yang memadai, sementara peserta didik harus ditanamkan kesadaran etika dalam menggunakan teknologi. Dengan regulasi yang jelas dan pendekatan yang bijaksana, AI bukanlah ancaman, melainkan peluang besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia di masa depan.

Penulis : Muhammad Asyrof

Post Views: 210
Tags: Berita OpiniBerita PersFTK UINAMProdi MPI FTK UINAM
SendShare197ShareTweet123Send
Muh. Anwar

Muh. Anwar

Dr. Muh. Anwar HM, S.Ag., M.Pd adalah seorang dosen & praktisi pendidikan, CEO ITMT Indonesia, Ketua Program Studi Manajemen di STIMI YAPMI Makassar, beliau seorang penulis, public speaker, hypnoterapist & trainer hypnoteaching, telah melakukan berbagai penelitian di bidang Hipnoteaching dan telah mempublikasikan hasilnya di jurnal nasional dan internasional. Dengan dedikasi dan kontribusinya, Muh. Anwar HM menjadi salah satu dosen yang berpengaruh di UIN Alauddin Samata dengan spesialisasi  di bidang Manajemen Pendidikan,  hypnoteaching, hypnoteraphy dan public speaking yang diakui secara nasional. Beliau terus berusaha meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di Indonesia, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Related Posts

RS Regional Mulai Dibangun di Malino, Gowa Jadi Simpul Layanan Kesehatan
Berita Pemerintahan

RS Regional Mulai Dibangun di Malino, Gowa Jadi Simpul Layanan Kesehatan

31 Juli 2026
Pastikan Kemudahan Warga, Bupati Husniah Talenrang Pantau Langsung Pelayanan Kesehatan dan Administrasi di Gowa
Berita Pemerintahan

Pastikan Kemudahan Warga, Bupati Husniah Talenrang Pantau Langsung Pelayanan Kesehatan dan Administrasi di Gowa

29 Juli 2026
​Harumkan Nama Sekolah, Muhammad Nuril Nizam Lolos OSN IPS Wakili Pinrang ke Tingkat Provinsi
Berita Pendidikan

​Harumkan Nama Sekolah, Muhammad Nuril Nizam Lolos OSN IPS Wakili Pinrang ke Tingkat Provinsi

25 Juli 2026
Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Gelar Edukasi Layanan Publik dan Peduli Lingkungan Pesisir di SD Inpres Panoang

Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Gelar Edukasi Layanan Publik dan Peduli Lingkungan Pesisir di SD Inpres Panoang

25 Juli 2026
Mindful Shopping di Musim Diskon Game, Rahasia Bebas dari Backlog yang Terus Menumpuk
Berita Opini

Mindful Shopping di Musim Diskon Game, Rahasia Bebas dari Backlog yang Terus Menumpuk

24 Juli 2026
​Gugat Hak Angket DPRD Gowa, Paranusa Law Firm Resmi Surati Ketua Mahkamah Agung RI
Berita Nasional

​Gugat Hak Angket DPRD Gowa, Paranusa Law Firm Resmi Surati Ketua Mahkamah Agung RI

24 Juli 2026
Nilai PMA Pemilihan Rektor Sarat Intervensi Menteri, Dema FUF UINAM Tuntut Revisi demi Jaga Netralitas Kampus.
Berita Opini

Nilai PMA Pemilihan Rektor Sarat Intervensi Menteri, Dema FUF UINAM Tuntut Revisi demi Jaga Netralitas Kampus.

23 Juli 2026
​KKN Unhas Gelombang 116 Sulap Ikan Teri Jadi Bakso Bergizi untuk Cegah Stunting di Parepare
Berita Pendidikan

​KKN Unhas Gelombang 116 Sulap Ikan Teri Jadi Bakso Bergizi untuk Cegah Stunting di Parepare

14 Juli 2026
SR Vocal Kembali Cetak Prestasi, Dua Anak Didik Sukma Rannu Tembus D’Academy 8 Indosiar
Berita Hiburan

SR Vocal Kembali Cetak Prestasi, Dua Anak Didik Sukma Rannu Tembus D’Academy 8 Indosiar

11 Juli 2026
Komunisme Akademik: Pemaksaan Keseragaman di Tengah Keunikan Jiwa (Bagian 8)
Berita Opini

Komunisme Akademik: Pemaksaan Keseragaman di Tengah Keunikan Jiwa (Bagian 8)

10 Juli 2026

Discussion about this post

Rekomendasi Berita

Wabup Gowa Motivasi Peserta Diklat Paskibraka Tingkat Kabupaten, Ini Pesan Khususnya 

Wabup Gowa Motivasi Peserta Diklat Paskibraka Tingkat Kabupaten, Ini Pesan Khususnya 

31 Juli 2026
Isu Konflik Pesantren Darul Istiqamah Diangkat di  Situs Web UIN Alauddin Makassar, Pimpinan Pesantren akan Surati Rektor.

Isu Konflik Pesantren Darul Istiqamah Diangkat di Situs Web UIN Alauddin Makassar, Pimpinan Pesantren akan Surati Rektor.

31 Juli 2026
Tinggal 17 Hari Menuju HUT RI ke-81, Hasri Hadi Suntik Semangat Paskibra di Desa Waetuoe

Tinggal 17 Hari Menuju HUT RI ke-81, Hasri Hadi Suntik Semangat Paskibra di Desa Waetuoe

31 Juli 2026
Mahasiswa KKN-T Unhas Edukasi Pengelolaan Sampah Lewat Program OSAKA di SDN 57 Parepare

Mahasiswa KKN-T Unhas Edukasi Pengelolaan Sampah Lewat Program OSAKA di SDN 57 Parepare

31 Juli 2026
Taruna Ikrar: Indonesia Tak Boleh Masuk Era Pasca-Antibiotik, Kampus Harus Ambil Peran

Taruna Ikrar: Indonesia Tak Boleh Masuk Era Pasca-Antibiotik, Kampus Harus Ambil Peran

31 Juli 2026
KOBAR Duga Ada Kriminalisasi Petani dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan di Bone

KOBAR Duga Ada Kriminalisasi Petani dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan di Bone

31 Juli 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • ‎​Sebut Sebagai Fitnah, Bupati Gowa Husniah Talenrang Bantah Keras Isu Miring yang Serang Dirinya

    ‎​Sebut Sebagai Fitnah, Bupati Gowa Husniah Talenrang Bantah Keras Isu Miring yang Serang Dirinya

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • R. Ayu Bachir: Satu Kreator Lebih Berarti dari Satu Dinas Pekerjaan Umum!

    834 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Kuasa Hukum Bupati Gowa Angkat Bicara Terkait Dugaan Upaya Penyegelan Rumah Jabatan

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Orangtua Korban Penembakan “Bertrand” Taruh Harapan Ke Kapolda Sulsel, Adiknya Jadi Polwan!

    772 shares
    Share 309 Tweet 193
  • ‎Warga Galesong Resah, Mainan Tembak-Tembakan Peluru Plastik Memakan Korban!

    736 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Bertahun-Tahun Diabaikan, Warga Bolaromang “Tampar” Pemerintah dengan Pengecoran Swadaya

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Soroti Lokasi Dapur MBG dan Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Robin: Jangan Korbankan Kepentingan Warga

    652 shares
    Share 261 Tweet 163
  • Klarifikasi Pimpinan Pesantren Darul Istiqamah Pusat: Ini Bukan Konflik Ahli Waris, Tapi Penyelamatan Amanah Lahan Wakaf

    634 shares
    Share 254 Tweet 159
  • ​Hargai Hak Angket DPRD, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Sesalkan Pansus Masuk Ranah Pribadi

    634 shares
    Share 254 Tweet 159
  • ​Sederet Tokoh Agama dan Adat Gowa Sambangi Rujab, Support Bupati Husniah Talenrang

    632 shares
    Share 253 Tweet 158

Rekomendasi Berita

Wabup Gowa Motivasi Peserta Diklat Paskibraka Tingkat Kabupaten, Ini Pesan Khususnya 

Wabup Gowa Motivasi Peserta Diklat Paskibraka Tingkat Kabupaten, Ini Pesan Khususnya 

31 Juli 2026
Isu Konflik Pesantren Darul Istiqamah Diangkat di  Situs Web UIN Alauddin Makassar, Pimpinan Pesantren akan Surati Rektor.

Isu Konflik Pesantren Darul Istiqamah Diangkat di Situs Web UIN Alauddin Makassar, Pimpinan Pesantren akan Surati Rektor.

31 Juli 2026
Tinggal 17 Hari Menuju HUT RI ke-81, Hasri Hadi Suntik Semangat Paskibra di Desa Waetuoe

Tinggal 17 Hari Menuju HUT RI ke-81, Hasri Hadi Suntik Semangat Paskibra di Desa Waetuoe

31 Juli 2026
Mahasiswa KKN-T Unhas Edukasi Pengelolaan Sampah Lewat Program OSAKA di SDN 57 Parepare

Mahasiswa KKN-T Unhas Edukasi Pengelolaan Sampah Lewat Program OSAKA di SDN 57 Parepare

31 Juli 2026
Taruna Ikrar: Indonesia Tak Boleh Masuk Era Pasca-Antibiotik, Kampus Harus Ambil Peran

Taruna Ikrar: Indonesia Tak Boleh Masuk Era Pasca-Antibiotik, Kampus Harus Ambil Peran

31 Juli 2026
KOBAR Duga Ada Kriminalisasi Petani dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan di Bone

KOBAR Duga Ada Kriminalisasi Petani dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan di Bone

31 Juli 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • ‎​Sebut Sebagai Fitnah, Bupati Gowa Husniah Talenrang Bantah Keras Isu Miring yang Serang Dirinya

    ‎​Sebut Sebagai Fitnah, Bupati Gowa Husniah Talenrang Bantah Keras Isu Miring yang Serang Dirinya

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • R. Ayu Bachir: Satu Kreator Lebih Berarti dari Satu Dinas Pekerjaan Umum!

    834 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Kuasa Hukum Bupati Gowa Angkat Bicara Terkait Dugaan Upaya Penyegelan Rumah Jabatan

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Orangtua Korban Penembakan “Bertrand” Taruh Harapan Ke Kapolda Sulsel, Adiknya Jadi Polwan!

    772 shares
    Share 309 Tweet 193
  • ‎Warga Galesong Resah, Mainan Tembak-Tembakan Peluru Plastik Memakan Korban!

    736 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Bertahun-Tahun Diabaikan, Warga Bolaromang “Tampar” Pemerintah dengan Pengecoran Swadaya

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Soroti Lokasi Dapur MBG dan Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Robin: Jangan Korbankan Kepentingan Warga

    652 shares
    Share 261 Tweet 163
  • Klarifikasi Pimpinan Pesantren Darul Istiqamah Pusat: Ini Bukan Konflik Ahli Waris, Tapi Penyelamatan Amanah Lahan Wakaf

    634 shares
    Share 254 Tweet 159
  • ​Hargai Hak Angket DPRD, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Sesalkan Pansus Masuk Ranah Pribadi

    634 shares
    Share 254 Tweet 159
  • ​Sederet Tokoh Agama dan Adat Gowa Sambangi Rujab, Support Bupati Husniah Talenrang

    632 shares
    Share 253 Tweet 158
  • Beranda
  • Kontak
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
  • Privacy Policy
  • Terms of Service
  • Kode Etik Perilaku
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
PT. MEDIA INTAR INDONESIA

©Copyright2025 - Beritapers - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
  • Privacy Policy
  • Terms of Service
  • Kode Etik Perilaku
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan

©Copyright2025 - Beritapers - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?