BeritaPers || Tombolopao–Bolaromang, Pendidikan bukan sekadar deretan angka di atas kertas rapor, melainkan pembentukan watak yang mewujud dalam aksi nyata. Semangat inilah yang ditunjukkan oleh para siswa MI dan MTs Ma’arif Bolaromang melalui kegiatan Sabtu Bersih yang rutin dilaksanakan di lingkungan sekolah dan sekitarnya. Kegiatan yang berlangsung di bawah langit biru yang cerah ini melibatkan puluhan siswa yang antusias mengenakan seragam pramuka. Mereka tidak hanya sekadar memegang sapu atau cangkul, tetapi sedang belajar tentang tanggung jawab, kerja sama, dan cinta terhadap lingkungan sejak dini. Gotong Royong sebagai laboratorium karakter dalam dokumentasi kegiatan terbaru, terlihat para siswa bahu-membahu membersihkan saluran drainase dan area jalan di depan sekolah. Penggunaan alat sederhana seperti gerobak dorong dan alat pembersih selokan menjadi media bagi mereka untuk memahami arti gotong royong.
Kemandirian Siswa diajarkan untuk tidak bergantung pada petugas kebersihan, melainkan memiliki inisiatif menjaga keasrian tempat mereka menuntut ilmu. Kerja tim Terlihat koordinasi antara siswa yang mengeruk sampah di selokan dengan rekan lainnya yang mengangkut hasil pembersihan menggunakan gerobak. Empati terhadap Lingkungan: Dengan turun langsung ke lapangan, siswa dapat melihat dampak nyata dari sampah yang menyumbat aliran air, yang secara tidak langsung mengasah kepekaan ekologis mereka. Integrasi nilai ma’arif dan lingkungan Pihak sekolah menegaskan bahwa kegiatan Sabtu Bersih ini merupakan bagian dari kurikulum tersembunyi (hidden curriculum) untuk membentuk profil pelajar yang berakhlakul karimah. “Mengajarkan karakter tidak bisa hanya lewat teori di dalam kelas. Melalui Sabtu Bersih, anak-anak MI dan MTs Ma’arif Bolaromang belajar bahwa iman juga termanifestasi dalam kebersihan lingkungan (Annadhofatu minal iman),” ujar salah satu tenaga pendidik di lokasi.
Dampak Positif Bagi Masyarakat Selain menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan bebas dari sarang penyakit, aksi ini juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Jalanan yang bersih dan saluran air yang lancar membantu mencegah genangan saat hujan turun, sekaligus memberikan contoh nyata bagi warga tentang pentingnya menjaga kebersihan fasilitas umum. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi para siswa agar kelak mereka tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial yang tinggi.






















Discussion about this post