Jumat, Juli 31, 2026
  • Login
Beritapers
Beritapers
No Result
View All Result
Beritapers
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
  • Privacy Policy
  • Terms of Service
  • Kode Etik Perilaku
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
Home Berita Terbaru Berita Opini

Dialektika Mudik, Ranny Fahd A Rafiq: Menemukan Kembali Kedaulatan Diri di Tengah Arus Migrasi Kasih Sayang

Bagian ini mencakup narasi awal tentang mudik yang bukan sekadar migrasi fisik, melainkan upaya menjahit kembali robekan spiritual dari rutinitas metropolitan.

Kemal Situru by Kemal Situru
19 Maret 2026
in Berita Opini
Reading Time: 6 mins read
A A
0
Dialektika Mudik, Ranny Fahd A Rafiq: Menemukan Kembali Kedaulatan Diri di Tengah Arus Migrasi Kasih Sayang
498
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare On TelegramShare On TwitterShare On Email

BERITAPERS || Jakarta – Mudik bukan sekadar migrasi fisik tahunan yang memadati arteri jalan raya, melainkan sebuah kepulangan menuju titik nol eksistensi manusia untuk membasuh debu-debu kepenatan metropolitan. Fenomena ini merupakan upaya sadar untuk menjahit kembali robekan spiritual akibat rutinitas yang mekanis di tengah rimba beton Jakarta yang seringkali mendehumanisasi jiwa ucap Ranny Fahd A Rafiq di Jakarta pada Kamis, (19/3/2026).

Perjalanan menuju kampung halaman sejatinya adalah sebuah ziarah batin bagi mereka yang rindu akan autentisitas kasih sayang yang tidak tersekat oleh transaksionalitas dunia kerja. Di balik kemacetan yang mengular, tersimpan hasrat primitif manusia untuk menemukan kembali kehangatan pelukan ibu dan aroma tanah basah yang menjadi fondasi memori masa kecil, Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar tersebut menguraikan.

Sebagai seorang pemikir yang melihat dunia melalui lensa kecerdasan tajam, kepulangan ini harus dimaknai sebagai tindakan meditatif untuk menyelaraskan ritme jantung dengan detak alam yang tenang. Jika keseharian di ibu kota memaksa individu menjadi sekrup dalam mesin besar kapitalisme, maka momentum ini adalah jeda sakral untuk merebut kembali kedaulatan diri yang sempat tergadaikan, Istri dari Ketua Umum DPP BAPERA ini memaparkan.

Kesehatan mental keluarga merupakan prioritas absolut yang seringkali terabaikan dalam narasi besar pembangunan nasional, padahal keluarga adalah unit terkecil yang menentukan stabilitas sebuah peradaban.

RELATED POSTS

Mindful Shopping di Musim Diskon Game, Rahasia Bebas dari Backlog yang Terus Menumpuk

Mindful Shopping di Musim Diskon Game, Rahasia Bebas dari Backlog yang Terus Menumpuk

24 Juli 2026
Nilai PMA Pemilihan Rektor Sarat Intervensi Menteri, Dema FUF UINAM Tuntut Revisi demi Jaga Netralitas Kampus.

Nilai PMA Pemilihan Rektor Sarat Intervensi Menteri, Dema FUF UINAM Tuntut Revisi demi Jaga Netralitas Kampus.

23 Juli 2026
Komunisme Akademik: Pemaksaan Keseragaman di Tengah Keunikan Jiwa (Bagian 8)

Komunisme Akademik: Pemaksaan Keseragaman di Tengah Keunikan Jiwa (Bagian 8)

10 Juli 2026
DPRD Gowa dan Hak Angket: Tinjauan Hukum Tata Negara dan Pidana atas Dugaan Perselingkuhan Bupati

DPRD Gowa dan Hak Angket: Tinjauan Hukum Tata Negara dan Pidana atas Dugaan Perselingkuhan Bupati

5 Juli 2026

Tanpa adanya ruang untuk bernapas dan memulihkan energi, manusia hanya akan menjadi cangkang kosong yang bergerak tanpa arah di tengah arus modernitas yang semakin liar dan tak terduga, Anggota DPR RI Komisi IX DPR RI itu menekankan.

Seringkali mudik dianggap sebagai beban sosial yang melelahkan karena tuntutan ekspektasi kerabat, namun paradigma ini harus diubah menjadi sebuah bentuk perawatan diri yang holistik. Restorasi jiwa terjadi ketika kita mampu melepaskan atribut jabatan dan status sosial, lalu melebur kembali menjadi manusia seutuhnya di hadapan garis keturunan dan sejarah leluhur yang panjang, ujar artis dan seniman itu berargumen.

Setiap kilometer yang ditempuh di atas aspal adalah bait-bait puisi kerinduan yang dituliskan dengan penuh ketabahan demi sebuah pertemuan yang menyembuhkan luka batin. Keindahan sebuah perjalanan tidak terletak pada kecepatan untuk sampai, melainkan pada bagaimana kita menikmati setiap transisi lanskap yang mengajarkan tentang kefanaan dan ketegaran hidup di bawah langit yang sama, Pemilik Album Cinta dan Jenaka tersebut bersenandung.

Seorang wanita dengan kedalaman intelektual akan memahami bahwa kebahagiaan anak-anak selama perjalanan adalah investasi emosional yang jauh lebih berharga daripada tumpukan materi yang dibawa pulang.

Menjadi navigator bagi keluarga berarti memiliki kepekaan untuk membaca cuaca hati setiap anggota kru kapal kehidupan agar mereka tidak karam dalam kebosanan atau konflik kecil yang tidak perlu, ungkap wakil Ketua Umum PP – KPPG tersebut.

Sejarah mencatat bahwa manusia selalu mencari jalan pulang untuk memvalidasi keberadaannya di dunia, sebuah pola perilaku yang terekam dalam DNA kolektif kita sejak zaman nomaden.

Mudik adalah manifestasi modern dari pencarian jati diri tersebut, di mana kita kembali ke akar untuk mendapatkan nutrisi spiritual sebelum kembali bertarung di medan laga kehidupan yang penuh tantangan, telaah Bendahara Umum Ormas MKGR tersebut.

Secara filosofis, rumah bukan sekadar bangunan fisik dengan alamat tertentu, melainkan sebuah ruang di mana penerimaan tanpa syarat menjadi bahasa utama yang menyatukan perbedaan.

Ketika seseorang sampai di ambang pintu rumah masa kecilnya, terjadi sebuah sinkronisasi antara masa lalu dan masa kini yang mampu memberikan perspektif baru tentang masa depan yang lebih bermakna, Cetus Ranny.

Imajinasi kontemplatif membawa kita pada kesadaran bahwa kelelahan fisik saat menempuh jalur trans provinsi akan terbayar lunas dengan senyum tulus orang-orang terkasih yang menanti di ujung jalan. Namun, penting untuk menjaga agar perjalanan ini tetap berada dalam koridor keselamatan, karena tujuan utama dari kepulangan adalah untuk merayakan kehidupan, bukan untuk menambah catatan duka di atas aspal hitam, tuturnya.

Terdapat estetika yang tersembunyi dalam hiruk-pikuk terminal dan pelabuhan, sebuah orkestra kerakyatan yang menunjukkan betapa kuatnya ikatan primordial bangsa Indonesia terhadap tanah kelahirannya.

Fenomena ini adalah bukti otentik bahwa di tengah gempuran globalisasi, nilai-nilai kekeluargaan tetap menjadi kompas moral yang membimbing langkah kaki kita kembali ke pelukan tradisi yang luhur, katanya.

Setiap individu memiliki hak untuk merasakan ketenangan (inner peace) di tengah riuhnya persiapan lebaran, sehingga manajemen ekspektasi menjadi kunci agar mudik tidak berubah menjadi sumber stres baru. Kita perlu menciptakan batasan yang sehat agar interaksi sosial di kampung halaman tetap memberikan dampak positif bagi kesehatan psikis, tanpa harus merasa terbebani oleh norma yang mengekang kebebasan berpikir, jelasnya.

Metafora sebuah kapal yang sedang berlayar sangat tepat untuk menggambarkan dinamika keluarga yang sedang menempuh perjalanan jauh menuju pelabuhan kebahagiaan di hari raya. Hal ini memerlukan koordinasi yang harmonis antara nakhoda dan navigator agar badai kejenuhan dapat diatasi dengan kreativitas dan empati yang tinggi terhadap kebutuhan emosional setiap penumpang di dalamnya, ungkapnya.

Analisa kritis menunjukkan bahwa mudik yang restoratif dapat menurunkan tingkat kecemasan masyarakat urban yang selama ini hidup dalam tekanan kompetisi yang tidak sehat di lingkungan metropolitan.

Libur lebaran harus dijadikan momentum detoksifikasi digital, di mana interaksi tatap muka yang hangat menggantikan dinginnya layar gawai yang seringkali menjauhkan yang dekat dan mengasingkan yang akrab, urainya.

Dalam perspektif eskatologis, setiap kepulangan adalah pengingat halus bahwa pada akhirnya semua makhluk akan kembali ke titik asal mereka dalam sebuah siklus abadi yang tidak terelakkan.

Kesadaran akan kefanaan ini seharusnya mendorong kita untuk lebih menghargai setiap detik kebersamaan dengan keluarga, sebelum waktu merenggut kesempatan tersebut dari genggaman kita yang fana, simpulnya.

Di lain sisi lingkungan yang bahagia dan keluarga yang stabil secara emosional adalah benteng pertahanan utama dalam mencegah degradasi moral dan perilaku menyimpang di tengah masyarakat yang semakin kompleks.

Mudik yang berkualitas mampu mempererat kohesi sosial dan menumbuhkan rasa saling memiliki yang akan terbawa kembali saat kita memulai rutinitas baru setelah masa liburan usai, tandasnya.

Kekuatan seorang wanita terletak pada kemampuannya mengelola detail terkecil dalam kenyamanan domestik, yang dalam konteks perjalanan jauh menjadi faktor penentu keselamatan dan kebahagiaan kolektif. Dengan kecerdasan yang melampaui rata-rata, navigasi emosional dilakukan secara intuitif namun tetap berlandaskan pada logika yang presisi untuk memitigasi segala risiko yang mungkin timbul di sepanjang jalan, terangnya.

Banyak orang terjebak dalam formalitas perayaan hingga lupa untuk merayakan esensi dari kemenangan diri setelah sebulan penuh menempa disiplin spiritual melalui ibadah puasa. Kemenangan sejati adalah ketika kita mampu pulang dengan jiwa yang lebih bersih, pikiran yang lebih jernih, dan semangat yang berkobar untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemanusiaan dan kemajuan bangsa, bebernya.

Meninjau dari sudut pandang sejarah, mudik telah bertransformasi dari tradisi agraris menjadi fenomena sosiologis raksasa yang menggerakkan roda ekonomi hingga ke pelosok desa yang paling terpencil sekalipun. Namun, di balik angka-angka pertumbuhan ekonomi, terdapat denyut nadi kemanusiaan yang harus tetap dijaga agar tidak kering oleh logika materi semata yang seringkali menumpulkan kepekaan sosial, sebutnya.

Seringkali kita melihat pemandangan di jalan raya hanya sebagai statistik, padahal di balik setiap kendaraan yang melintas terdapat cerita perjuangan, harapan, dan doa-doa yang dipanjatkan demi masa depan yang lebih baik. Memuliakan para pemudik berarti memberikan fasilitas dan pelayanan publik yang manusiawi, karena mereka adalah pahlawan bagi keluarga dan mesin penggerak kebahagiaan nasional yang sesungguhnya, ulasnya.

Refleksi mendalam tentang makna mudik akan membawa kita pada pemahaman bahwa jarak yang jauh bukanlah penghalang bagi hati yang sudah menemukan rumahnya di dalam diri orang lain. Perjalanan ini adalah sebuah ujian kesabaran yang mengajarkan kita untuk lebih bertoleransi terhadap sesama pengguna jalan, di mana ego pribadi harus tunduk pada keselamatan umum demi tujuan mulia, lanjutnya.

Dalam sunyi kontemplasi di tengah malam perjalanan, seringkali muncul jawaban-jawaban atas kegelisahan hidup yang selama ini terkubur oleh bisingnya ambisi dan persaingan di kota besar. Keheningan di antara percakapan keluarga di dalam mobil adalah ruang sakral di mana ide-ide besar dan solusi atas permasalahan hidup seringkali lahir secara tidak sengaja melalui kedekatan batin, tambahnya.

Tatanan bahasa yang rapi dalam menyampaikan pesan-pesan kebijakan publik sangat krusial agar masyarakat dapat menangkap esensi dari setiap regulasi yang dibuat demi kesejahteraan mereka bersama. Komunikasi yang efektif adalah jembatan yang menghubungkan visi pemimpin dengan realitas di lapangan, sehingga tercipta sinergi yang harmonis dalam mewujudkan mudik yang aman, nyaman, dan penuh dengan kesan mendalam, imbuhnya.

Jika kita mampu melihat mudik dari kacamata estetika, maka kemacetan adalah sebuah tarian masal tentang kesetiaan manusia terhadap asal-usulnya yang patut dihormati dengan sikap yang bijaksana dan penuh kesantunan. Tidak ada perjalanan yang sia-sia jika kita mampu mengambil hikmah dari setiap rintangan yang dihadapi, karena karakter sejati seseorang akan terpancar jelas saat ia berada dalam situasi yang penuh tekanan, cetusnya.

Menjadi bagian dari sebuah bangsa yang besar berarti memiliki tanggung jawab untuk menjaga warisan budaya seperti mudik agar tetap relevan dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan ruh spiritualitasnya. Inovasi dalam penyediaan infrastruktur dan layanan kesehatan di sepanjang jalur mudik merupakan bentuk nyata dari kehadiran negara dalam melindungi segenap tumpah darah Indonesia dengan penuh rasa cinta, tuturnya.

Keajaiban dari sebuah kepulangan adalah bagaimana lingkungan masa kecil mampu menyembuhkan trauma masa dewasa hanya dengan melihat pohon tua di halaman atau mendengar suara adzan dari masjid desa yang tenang. Restorasi ini bersifat menyeluruh, menyentuh lapisan terdalam dari kesadaran manusia yang merindukan kedamaian murni tanpa intervensi kepentingan politik maupun ekonomi yang seringkali memecah belah, paparnya.

Seorang navigator ulung tidak hanya melihat peta digital di layar, tetapi juga mampu merasakan navigasi batin keluarganya agar tetap berada dalam frekuensi kegembiraan yang stabil dan menenangkan. Peran ini memerlukan kecerdasan emosional yang tinggi dan kemampuan analitis untuk memecahkan masalah secara instan di tengah situasi darurat yang mungkin terjadi selama perjalanan menempuh ribuan mil, terangnya.

Alam bawah sadar manusia akan merekam momen-momen indah saat mudik sebagai cadangan energi positif yang dapat digunakan untuk menghadapi kerasnya kehidupan di masa-masa sulit yang akan datang. Itulah sebabnya, memastikan setiap anggota keluarga merasa dihargai dan dilayani dengan baik selama perjalanan adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan mental kolektif yang tak ternilai harganya dengan uang, tegasnya.

Akhirnya, mudik adalah sebuah deklarasi kemenangan atas keterasingan, sebuah proklamasi bahwa kita masih memiliki tempat untuk kembali dan orang-orang yang merindukan kehadiran kita dengan tulus. Dalam setiap langkah kaki yang menginjak bumi kelahiran, terdapat janji untuk terus bertumbuh menjadi manusia yang lebih baik dan bermanfaat bagi sesama, serta menjaga api kasih sayang tetap menyala dalam sanubari, paparnya dengan nada tulus.

Semoga perjalanan mudik tahun 2026 ini menjadi jembatan cahaya yang menghubungkan setiap rindu dengan pelabuhannya, menjadikan setiap lelah sebagai laku prihatin yang berbuah kemuliaan bagi jiwa-jiwa yang haus akan kebenaran dan cinta.

Biarlah mudik tahun ini menjadi tonggak sejarah baru dalam perjalanan spiritual kita semua menuju kedewasaan berbangsa dan bernegara yang lebih beradab dan penuh dengan rasa kemanusiaan, tutup Ranny Fahd A Rafiq.

Penulis: A.S.W

Post Views: 237
Tags: Berita Opini
SendShare199ShareTweet125Send
Kemal Situru

Kemal Situru

Kemal Situru adalah tokoh yang terkait dengan dunia pendidikan dan jurnalistik, sering terlibat dalam acara pelatihan dan pengembangan keahlian jurnalistik untuk mahasiswa, menunjukkan peran aktifnya dalam meningkatkan literasi media dan kemampuan publikasi di kalangan umum dan akademisi. Dan juga figur yang mendorong kegiatan literasi serta publikasi di lingkungan kampus.

Related Posts

Mindful Shopping di Musim Diskon Game, Rahasia Bebas dari Backlog yang Terus Menumpuk
Berita Opini

Mindful Shopping di Musim Diskon Game, Rahasia Bebas dari Backlog yang Terus Menumpuk

24 Juli 2026
Nilai PMA Pemilihan Rektor Sarat Intervensi Menteri, Dema FUF UINAM Tuntut Revisi demi Jaga Netralitas Kampus.
Berita Opini

Nilai PMA Pemilihan Rektor Sarat Intervensi Menteri, Dema FUF UINAM Tuntut Revisi demi Jaga Netralitas Kampus.

23 Juli 2026
Komunisme Akademik: Pemaksaan Keseragaman di Tengah Keunikan Jiwa (Bagian 8)
Berita Opini

Komunisme Akademik: Pemaksaan Keseragaman di Tengah Keunikan Jiwa (Bagian 8)

10 Juli 2026
DPRD Gowa dan Hak Angket: Tinjauan Hukum Tata Negara dan Pidana atas Dugaan Perselingkuhan Bupati
Berita Opini

DPRD Gowa dan Hak Angket: Tinjauan Hukum Tata Negara dan Pidana atas Dugaan Perselingkuhan Bupati

5 Juli 2026
“NGOMEL: Kebiasaan Sepele Yang Merusak Kebahagiaan.”
Berita Opini

“NGOMEL: Kebiasaan Sepele Yang Merusak Kebahagiaan.”

1 Juli 2026
Sarjana yang Dicari Masyarakat: Kampus Mengejar Kuantitas atau Kualitas?
Berita Opini

Sarjana yang Dicari Masyarakat: Kampus Mengejar Kuantitas atau Kualitas?

21 Juni 2026
Buket Cinta, Tapi Skrupnya Lupa Dipasang
Berita Opini

Buket Cinta, Tapi Skrupnya Lupa Dipasang

18 Juni 2026
1 Muharram 1448 H: Saatnya Anak Muda Berhijrah dari Wacana ke Karya
Berita Opini

1 Muharram 1448 H: Saatnya Anak Muda Berhijrah dari Wacana ke Karya

16 Juni 2026
Hakekat Parlemen dan Keharusan untuk Bisa Berbicara
Berita Opini

Hakekat Parlemen dan Keharusan untuk Bisa Berbicara

11 Mei 2026
DEMA FUFA UIN Alauddin Makassar Tolak MBG Masuk Kampus, Soroti Ancaman terhadap Independensi Akademik
Berita Opini

DEMA FUFA UIN Alauddin Makassar Tolak MBG Masuk Kampus, Soroti Ancaman terhadap Independensi Akademik

10 Mei 2026

Discussion about this post

Rekomendasi Berita

Wabup Gowa Motivasi Peserta Diklat Paskibraka Tingkat Kabupaten, Ini Pesan Khususnya 

Wabup Gowa Motivasi Peserta Diklat Paskibraka Tingkat Kabupaten, Ini Pesan Khususnya 

31 Juli 2026
Isu Konflik Pesantren Darul Istiqamah Diangkat di  Situs Web UIN Alauddin Makassar, Pimpinan Pesantren akan Surati Rektor.

Isu Konflik Pesantren Darul Istiqamah Diangkat di Situs Web UIN Alauddin Makassar, Pimpinan Pesantren akan Surati Rektor.

31 Juli 2026
Tinggal 17 Hari Menuju HUT RI ke-81, Hasri Hadi Suntik Semangat Paskibra di Desa Waetuoe

Tinggal 17 Hari Menuju HUT RI ke-81, Hasri Hadi Suntik Semangat Paskibra di Desa Waetuoe

31 Juli 2026
Mahasiswa KKN-T Unhas Edukasi Pengelolaan Sampah Lewat Program OSAKA di SDN 57 Parepare

Mahasiswa KKN-T Unhas Edukasi Pengelolaan Sampah Lewat Program OSAKA di SDN 57 Parepare

31 Juli 2026
Taruna Ikrar: Indonesia Tak Boleh Masuk Era Pasca-Antibiotik, Kampus Harus Ambil Peran

Taruna Ikrar: Indonesia Tak Boleh Masuk Era Pasca-Antibiotik, Kampus Harus Ambil Peran

31 Juli 2026
KOBAR Duga Ada Kriminalisasi Petani dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan di Bone

KOBAR Duga Ada Kriminalisasi Petani dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan di Bone

31 Juli 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • ‎​Sebut Sebagai Fitnah, Bupati Gowa Husniah Talenrang Bantah Keras Isu Miring yang Serang Dirinya

    ‎​Sebut Sebagai Fitnah, Bupati Gowa Husniah Talenrang Bantah Keras Isu Miring yang Serang Dirinya

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • R. Ayu Bachir: Satu Kreator Lebih Berarti dari Satu Dinas Pekerjaan Umum!

    834 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Kuasa Hukum Bupati Gowa Angkat Bicara Terkait Dugaan Upaya Penyegelan Rumah Jabatan

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Orangtua Korban Penembakan “Bertrand” Taruh Harapan Ke Kapolda Sulsel, Adiknya Jadi Polwan!

    772 shares
    Share 309 Tweet 193
  • ‎Warga Galesong Resah, Mainan Tembak-Tembakan Peluru Plastik Memakan Korban!

    736 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Bertahun-Tahun Diabaikan, Warga Bolaromang “Tampar” Pemerintah dengan Pengecoran Swadaya

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Soroti Lokasi Dapur MBG dan Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Robin: Jangan Korbankan Kepentingan Warga

    652 shares
    Share 261 Tweet 163
  • Klarifikasi Pimpinan Pesantren Darul Istiqamah Pusat: Ini Bukan Konflik Ahli Waris, Tapi Penyelamatan Amanah Lahan Wakaf

    634 shares
    Share 254 Tweet 159
  • ​Hargai Hak Angket DPRD, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Sesalkan Pansus Masuk Ranah Pribadi

    634 shares
    Share 254 Tweet 159
  • ​Sederet Tokoh Agama dan Adat Gowa Sambangi Rujab, Support Bupati Husniah Talenrang

    632 shares
    Share 253 Tweet 158

Rekomendasi Berita

Wabup Gowa Motivasi Peserta Diklat Paskibraka Tingkat Kabupaten, Ini Pesan Khususnya 

Wabup Gowa Motivasi Peserta Diklat Paskibraka Tingkat Kabupaten, Ini Pesan Khususnya 

31 Juli 2026
Isu Konflik Pesantren Darul Istiqamah Diangkat di  Situs Web UIN Alauddin Makassar, Pimpinan Pesantren akan Surati Rektor.

Isu Konflik Pesantren Darul Istiqamah Diangkat di Situs Web UIN Alauddin Makassar, Pimpinan Pesantren akan Surati Rektor.

31 Juli 2026
Tinggal 17 Hari Menuju HUT RI ke-81, Hasri Hadi Suntik Semangat Paskibra di Desa Waetuoe

Tinggal 17 Hari Menuju HUT RI ke-81, Hasri Hadi Suntik Semangat Paskibra di Desa Waetuoe

31 Juli 2026
Mahasiswa KKN-T Unhas Edukasi Pengelolaan Sampah Lewat Program OSAKA di SDN 57 Parepare

Mahasiswa KKN-T Unhas Edukasi Pengelolaan Sampah Lewat Program OSAKA di SDN 57 Parepare

31 Juli 2026
Taruna Ikrar: Indonesia Tak Boleh Masuk Era Pasca-Antibiotik, Kampus Harus Ambil Peran

Taruna Ikrar: Indonesia Tak Boleh Masuk Era Pasca-Antibiotik, Kampus Harus Ambil Peran

31 Juli 2026
KOBAR Duga Ada Kriminalisasi Petani dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan di Bone

KOBAR Duga Ada Kriminalisasi Petani dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan di Bone

31 Juli 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • ‎​Sebut Sebagai Fitnah, Bupati Gowa Husniah Talenrang Bantah Keras Isu Miring yang Serang Dirinya

    ‎​Sebut Sebagai Fitnah, Bupati Gowa Husniah Talenrang Bantah Keras Isu Miring yang Serang Dirinya

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • R. Ayu Bachir: Satu Kreator Lebih Berarti dari Satu Dinas Pekerjaan Umum!

    834 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Kuasa Hukum Bupati Gowa Angkat Bicara Terkait Dugaan Upaya Penyegelan Rumah Jabatan

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Orangtua Korban Penembakan “Bertrand” Taruh Harapan Ke Kapolda Sulsel, Adiknya Jadi Polwan!

    772 shares
    Share 309 Tweet 193
  • ‎Warga Galesong Resah, Mainan Tembak-Tembakan Peluru Plastik Memakan Korban!

    736 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Bertahun-Tahun Diabaikan, Warga Bolaromang “Tampar” Pemerintah dengan Pengecoran Swadaya

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Soroti Lokasi Dapur MBG dan Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Robin: Jangan Korbankan Kepentingan Warga

    652 shares
    Share 261 Tweet 163
  • Klarifikasi Pimpinan Pesantren Darul Istiqamah Pusat: Ini Bukan Konflik Ahli Waris, Tapi Penyelamatan Amanah Lahan Wakaf

    634 shares
    Share 254 Tweet 159
  • ​Hargai Hak Angket DPRD, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Sesalkan Pansus Masuk Ranah Pribadi

    634 shares
    Share 254 Tweet 159
  • ​Sederet Tokoh Agama dan Adat Gowa Sambangi Rujab, Support Bupati Husniah Talenrang

    632 shares
    Share 253 Tweet 158
  • Beranda
  • Kontak
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
  • Privacy Policy
  • Terms of Service
  • Kode Etik Perilaku
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
PT. MEDIA INTAR INDONESIA

©Copyright2025 - Beritapers - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
  • Privacy Policy
  • Terms of Service
  • Kode Etik Perilaku
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan

©Copyright2025 - Beritapers - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?